Rabu, September 16, 2026
spot_img

Gak Usah Datang ke Lembur Pakuan, Kalau Cuma Minta Dibantu Lunasi Utang oleh KDM

SUBANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak akan melayani aduan warga terkait persoalan utang piutang yang datang ke kediamannya di Lembur Pakuan. Menurutnya, hal itu di luar kewajiban negara.

“Yang mengalami problem keuangan karena utang piutang, mohon maaf kami tidak mungkin dilayani. Karena itu sudah di luar kewajiban kami sebagai penyelenggara negara,” ujarnya dalam rekaman video yang diterima Kompas.com, Jumat (12/9/2025).

Dedi menyebut hampir setiap hari puluhan bahkan ratusan warga mendatangi rumahnya untuk menyampaikan keluhan. Semua aduan terlebih dahulu dicatatkan di pos pengaduan yang dijaga stafnya.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

“Yang pertama saya berharap kepada yang berkunjung, berkunjunglah langsung ke pos pengaduan. Di situ ada Windy, ada Mega, ada Haji Mumu. Seluruh pengaduannya kami catatkan dan setelah dicatatkan ada yang kami tindaklanjuti,” ucapnya.

Ia menegaskan pengaduan yang ditindaklanjuti umumnya berkaitan dengan masalah kesehatan, hukum, dan pendidikan. Namun ada pengecualian untuk persoalan keuangan yang berhubungan dengan kebutuhan medis.

“Problem keuangan, utang piutang yang ditimbulkan karena berobat, misalnya sebelum punya BPJS dia terpaksa harus menggadai rumahnya untuk berobat, kami akan membantu sekemampuan kami,” katanya.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

Menurut Dedi, kondisi tersebut bukan semata-mata masalah pribadi melainkan akibat negara belum menyiapkan fasilitas pengobatan memadai. Ia juga menyoroti keluhan warga soal biaya non-medis selama menjalani perawatan.

“Kami juga akan berusaha sekemampuan kami untuk membantunya. Karena memang saya paham bahwa ketika orang sakit seluruh penghasilannya berhenti,” tuturnya.

Bantuan, kata Dedi, bisa dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) maupun secara pribadi.

“Untuk itu seluruh kegiatan-kegiatan tersebut kami sajikan sebagai bagian layanan kami kepada masyarakat. Baik layanan sebagai gubernur maupun layanan sebagai pribadi,” ujarnya.

Berita Lainnya  SEPETAK Tuntut Nusron Wahid Dicopot, Desak Sahkan RUU Reforma Agraria

Dedi berharap perekonomian masyarakat segera membaik, lapangan kerja terbuka, dan beban biaya berobat berkurang.

“Semoga ekonomi semakin baik, semoga lapangan kerja semakin terbuka, dan semoga kita semua disehatkan sehingga terbebas dari beban hidup yang berat untuk berobat,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Layani Aduan Utang Piutang, Fokus Bantu Masalah Kesehatan dan Pendidikan”, Klik untuk baca: https://bandung.kompas.com/read/2025/09/12/080555678/dedi-mulyadi-tegaskan-tak-layani-aduan-utang-piutang-fokus-bantu-masalah.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan