Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Desak Dedi Mulyadi Klarifikasi, Fraksi PDI-P Walk Out di Rapat Paripurna DPRD Jabar

Keriuhan terjadi saat rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diusulkan Pemprov Jabar. Yaitu dimana seluruh anggota Fraksi PDI-P melakukan aksi walk out, Jumat (16/5/2025).

Fraksi PDI-P mendesak Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan klarifikasi atas pernyataanya di Musrenbang Cirebon yang dinilai merendahkan marwah DPRD Jabar.

Kepada pimpinan DPRD Jabar, Anggota Fraksi PDI-P, Doni Maradona Hutabarat menegaskan, sebelum masing-masing fraksi menyampaikan pandangan terkait Raperda usulan Pemprov, menurutnya ada yang perlu dibahas dari pernyataan KDM di acara sakral Musrenbang Cirebon 7 Mei lalu.

Yaitu dimana pernyataan KDM tersebut dinilai mendiskreditkan lembaha DPRD Jawa Barat. “Mungkin mendiskreditkan masing-masing anggota DPRD provinsi,” katanya.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

“Saya menyimpulkan gubernur sepertinya tidak membutuhkan pendapat temen-temen anggota DPRD,” timpal Doni.

Padahal ditegaskan Doni, setiap pembahasan Raperda, pemprov membutuhkan DPRD untuk membahasnya. Karena gubernur tidak bisa berjalan sendiri dalam membuat Perda.

Doni kembali menegaskan, sebelum pandangan fraksi masing-masing dilakukan, fraksi PDI-P meminta KDM klarifikasi atas pernyataanya.

“Karena apa, ini negara yang berjalan dengan trias politika (eksekutif, legislatif dan yudikatif). Sehingga ia tidak bisa berjalan sendiri,”

“Saya minta tidak perlu ada penyampaian pandangan fraksi sebelum ada pernyataan klarifikasi dari gubernur,”

“Karena antar lembaha harus sama-sama memiliki etika, harus saling menghargai. Kita bukan superman yang bisa berjalan sendiri,” kata Doni.

Berita Lainnya  8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

Oleh karenanya, Fraksi PDI-P meminta KDM klarifikasi atas pernyataanya sebelum masing-masing fraksi menyampaikan pandangan tentang Raperda yang akan dibahas.

Karena sejak 7 mei atau 9 hari lalu, DPRD tidak pernah ada yang bersuara atas pernyataan itu. Fraksi PDI-P minta klarifikasi dulu. “Kalau memang tidak membutuhkan DPRD, ya tidak perlu dibahas (Rapeda) di DPRD,” tegas Doni.

Anggota Fraksi PDI-P lainnnya Memo Hermawan menambahkan, seharusnya eksekutif dan legislatif bisa saling mengisi, saling memperkuat. Tetapi beberapa bulan ini ada suara-suara (dari KDM) kurang mengenakan.

Berita Lainnya  KDM Ungkap 3 Perusahaan yang Kerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia, Salah Satunya Diduga Milik Anggota DPRD Jabar

“Saya minta tidak saling merendahkan. Saya meminta perbaiki marwah DPRD ini pimpinan. Supaya tercipta hubungan harmonis antara gubernur atau wakil gubernur dengan DPRD,” katanya.

“Saya meminta seluruh anggota fraksi PDI-P hari ini tidak ikut rapat atau walk out, termasuk Bapak Ono Surono. Sebelum hubungan eksekutif dan legislatif baik, terima kasih pimpinan,”

“Silahkan berdiri Fraksi PDI-P, saya meminta tidak ikut atau walk out rapat paripurna,” tandasnya, seraya diiringi aksi walk out para anggota Fraksi PDI-P dari ruang rapat.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan