Selasa, April 14, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi vs Aura Cinta, Soal Larangan Study Tour dan Wisuda Sekolah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali menjadi perbincangan saat dirinya berdebat dengan seorang remaja wanita asal Kabupaten Bekasi yang disebut-sebut sebagai korban penggusuran.

Diketahui, remaja yang terlihat cantik dan kritis ini belakangan diketahui bernama Aura Cinta yang tidak sependapat jika Dedi Mulyadi melarang kegiatan study tour dan wisuda sekolah.

“Kalau sekolah tanpa wisuda, semua siswa, terutama dari keluarga kurang mampu, jadi kehilangan kesempatan punya kenangan,” kata sang remaja, dilansir dari tayangan YouTube Dedi Mulyadi.

“Saya tanya, di negara mana TK, SMP, SMA ada wisuda? Hanya di Indonesia. Wisuda itu seharusnya untuk mahasiswa,” balas Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban 'Kecelakaan Maut' Truk Box Tabrak Warung di Subang

Dedi Mulyadi menyebut bahwa acara perpisahan sekolah bisa dilakukan, asal tak melibatkan pihak terkait seperti sekolah yang menekan biaya mahal.

“Gubernur itu berusaha menurunkan beban orang tua, karena sekolah sudah gratis. Kalau perlu, anak-anak ke sekolah jalan kaki atau naik sepeda, pulang sekolah jualan supaya tetap bisa bersekolah dengan hebat. Ini anak pulang motoran, rumah aja nggak punya,” balas Dedi Mulyadi lagi.

Setelah debat panjang, Dedi Mulyadi tampak kesal dengan sang remaja yang disebut-sebut sebagai korban penggusuran rumah di bantaran sungai kawasan Cikarang, Bekasi.

“Saya cuman minta keadilan aja pak,” tegas Aura.

Berita Lainnya  Profil 3 Calon Ketua KADIN Karawang, Berebut Restu Bupati Aep

“Yang minta adil apa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Waktu digusur itu nggak ada musyawarah, cuma ada Satpol PP dateng,” balas Aura.

Dedi Mulyadi dengan tegas menyindir bahwa tempat Aura tinggal di rumah lamanya milik pemerintah.

Aura yang mendengar hal tersebut langsung panik dan mengakui soal status dirinya.

“Kamu miskin nggak?,” tanya Dedi Mulyadi lagi.

“Iya saya mengakui (miskin),” jawab Aura.

“Kenapa miskin pengen hidup bergaya, sekolah harus ada perpisahan? Kenapa orang miskin nggak prihatin?,” tanya Dedi lagi.

Dedi Mulyadi lantas kembali mempertanyakan korelasi pentingnya antara mengontrak untuk tempat tinggal dengan wisuda sekolah.

Berita Lainnya  Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

“Kalau buat ngontrak aja nggak punya, ngapain protes wisuda harus ada? kan logikanya harus dipakai. Hidup tuh jangan sombong gitu,” pungkas Dedi Mulyadi.

Sayangnya, video potongan debat viral tersebut menuai nyinyiran netizen, setelah penggunaan kata sombong dan miskin yang dilontarkan Dedi Mulyadi.

“Si remaja nggak seharusnya diintimidasi begitu sih,” komentar warganet.

Lebih ke menyudutkan sih daripada debat. Tapi, kayak settingan hehehehe,” sindir yang lain.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan