Minggu, Mei 31, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Tutup Sementara Tambang di Parung Panjang Bogor

BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kebijakan ini tertuang dalam surat teguran terhadap pengusaha pemegang izin pertambangan tertanggal 26 September 2025.

Surat teguran ini hasil tindak lanjut dan evaluasi dari surat edaran yang diteken Dedi Mulyadi perihal pembatasan kegiatan tambang serta operasional angkutan barang di wilayah tersebut.

Adapun dalam evaluasi itu menunjukkan aktivitas pertambangan di Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg menyisakan persoalan sosial serta lingkungan.

Kebijakan Dedi Mulyadi yang menghentikan sementara operasional pertambangan ini dikritik oleh sekelompok masyarakat. Mereka menamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Parung Panjang-Rumpin.

Berita Lainnya  Modus Tawarkan Antar Pulang Mengaji, Security di Karawang Dibekuk Polisi karena Diduga Cabuli Bocah 5 Tahun

Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf apabila kebijakannya tersebut mengecewakan sekelompok orang. Namun, kata dia, seorang kepala daerah sudah seharusnya mengambil keputusan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

“Saya paham bahwa para penambang kehilangan pendapatannya, para pengusaha angkutan kehilangan pemasukannya, sopir truk kehilangan pekerjaannya,” kata Dedi dalam keterangan video yang ia unggah di akun Instagram @dedimulyadi71 pada Senin, 29 September 2025.

Namun, Dedi menyatakan ada rakyat yang selama ini menderita lantaran kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Berdasarkan catatannya, sejak 2019 hingga 2024 terdapat 195 orang meninggal di jalan karena terlindas truk.

Berita Lainnya  40 Kios dan Bangli di Kawasan Puncak Cianjur Ditertibkan, Emosi Pedagang Mereda Setelah KDM Janji Berikan Kompensasi Rp 10 Juta

Sebagian besar masyarakat, menurut Dedi, juga menderita penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Dia menilai penderitaan itu berkelindan dengan angka depresi yang disebabkan pengaruh polusi jalanan.

“Saya tidak anti penambangan. Tapi saya sangat bersikap empati pada rakyat yang menderita,” ucap Dedi.

Selain itu, Dedi merasa perlu untuk mengeluarkan kebijakan penghentian sementara izin tambang di Parung Panjang. Dia mengatakan tak hanya rakyat yang mengalami kerugian, tetapi juga pemerintah provinsi.

Berita Lainnya  Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

Sebab, kata Dedi, adanya aktivitas pertambangan itu telah membuat infrastruktur jalanan yang dibangun pemerintahannya terdampak rusak. Mantan Bupati Purwakarta ini menilai negara akan terus-menerus merugi bila kerusakan imbas aktivitas pertambangan ini dibiarkan.

“Untuk itu mari duduk bersama merumuskan pembangunan yang berkeadilan dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” ucap Dedi.***

Artikel ini telah tayang di Tempo : https://www.tempo.co/politik/pertimbangan-dedi-mulyadi-menghentikan-sementara-operasi-tambang-di-parung-panjang–2074435

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, ‘Barang Haram’ Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

KARAWANG - Petugas Lapas Karawang kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa oleh keluarga warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Ironisnya, hal tersebut dilakukan oleh...

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

JAKARTA - KPK menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)....

Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : ‘Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah’

PEKALONGAN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu salah satu santriwati di Kabupaten Pekalongan yang menyebut jika kehamilan anaknya lantaran mimpi dan karunia Allah. Video...

Viral Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’, Golkar Karawang Justru Apresiasi Netizen

KARAWANG - Belakang ini media sosial khususnya Instagram dan Tiktok tengah viral lagu 'Mas Bahlil Ganteng' dengan tajuk 'My Little Bolu Ketan'. Menyikapi fenomena ketokohan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan