Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Pemimpin Musyrik dan Anti Islam?

DALAM perjalanan karir politik dan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) kerap membuat kebijakan yang kontroversial. Bahkan sebagian publik menilai kebijakan-kebijakan KDM dibuat secara spontan, tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu bersama unsur pemangku kebijakan lain, sebut saja diantaranya seperti unsur legislatif.

Saat menjabat Bupati Purwakarta, KDM sempat difitnah oleh kelompok Ormas islam sebagai ‘Pemimpin Musyrik’, karena banyak membuat patung tokoh pewayangan yang menghiasi seluruh penjuru Kota Purwakarta.

Bahkan saat baru-baru menjabat Gubernur Jabar, KDM membuat kebijakan kontroversial yang akhirnya membuat MUI angkat bicara. Yaitu dimana KDM mengharuskan setiap kepala keluarga melakukan vasektomi sebagai syarat penerimaan Bantuan Sosial (Bansos).

MUI Jabar menyebut jika vasektomi haram dan melanggar syariat islam, selama dilakukan bukan karena alasan medis atau keselamatan nyawa seseorang.

Berita Lainnya  Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

Teranyar, KDM mengaku ada orang yang mengebutnya ‘Anti Islam’, hanya karena alasan ia telah mengganti nama Rumah Sakit Al Ihsan Bandung menjadi Rumah Sakit Welas Asih.

“Bahkan saya dianggap sebagai orang yang anti islam, ini menarik banget. Itu adalah tentang perubahan nama Rumah Sakit Al Ihsan menjadi Rumah Sakit Welas Asih,” tutur KDM, dilansir Opiniplus.com dari instagram pribadinya, Jumat (4/7/2025).

Keberadaan Rumah Sakit Al Ihsan yang akan berganti nama menjadi Rumah Sakit Welas Asih.

Menurut KDM, kritikan-kritikan terhadap dirinya ini justru berasal dari warga di luar Jabar, khususnya warga Jakarta. Entah itu datangnya dari pengamat, aktivis, influenzer atau bahkan buzzer sekalipun.

Berita Lainnya  Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: 'Sudah Melalui Prosedur...'

“Padahal kalau diartikan secara bahasa, Al Ihsan artinya kebaikan. Sementara Welas Asih dalam bahasa arab adalah Ar Rahman dan Ar Rahim. Artinya, antara Al Ihsan dan Welas Asih memiliki makna yang tidak jauh berbeda soal kebaikan,” katanya.

Tetapi seperti biasanya, KDM seperti menganggap kritikan-kritikan tersebut hal biasa saja. Sehingga KDM masih berpikiran positif. Meskipun ia disebut pemimpin anti islam.

“Tentunya otokritik ini baik. Dan yang paling utama adalah di jajaran manajemen rumah sakit, menggunakan nama-nama yang indah harus seiring dengan kualitas pelayanan yang baik. Apalagi menggunakan nama-nama yang itu sakral dan spiritual,” katanya.

Sementara dilansir dari CNN Indonesia, Analisis Hukum Ahli Pertama RSUD Al Ihsan, Zidney Fahmidyan mengatakan, perubahan nama tersebut merupakan arahan dari Gubernur Jabar.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

“Sebetulnya untuk tindak lanjut arahan dari Pak Gubernur langsung ya, bahwa harapannya beliau rumah sakit Al-Ihsan itu sudah akan berubah menjadi rumah sakit Welas Asih. Yang dimana untuk pergub, untuk Keputusan Gubernur Jawa Baratnya sudah dari 19 Juni,” kata Zidney, saat diwawancarai wartawan, Selasa (1/7/2025).

Zidney mengatakan pihak manajemen rumah sakit pun telah mulai untuk proses perubahan nama tersebut. “Tinggal pelaksanaan persiapan yang dari bawahnya menuju ke 100 persen,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan