Jumat, Agustus 14, 2026
spot_img

Buang Sampah ke Sungai Bisa Ancam Ekosistem Laut

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Siapa bilang buang sampah di sungai hanya menjadi penyebab banjir dan menganggu ekosistem sekitar. Faktanya, membuang sampah ke sungai juga dapat mengancam ekosistem laut.

Oleh karenanya, Ketua Cipta Pesona Desa, Ahmad Fatoni menghimbau agar masyarakat tak membuang sampah ke sungai. Karena muaranya sampah sungai akan menumpuk di laut. Sehingga banyak mengakibatkan tanaman mangrove dan ekosistem laut mati.

“Saya menghimbau kepada semua masyarakat jangan membuang sampah di sungai. Karena sampah di sungai-sungai itu akan berakhir di laut juga,” tutur Ahmad Fatoni, saat memandu kegiatan penanaman 25 ribu bibit mangrove oleh ASLIK3 Indonesia, di Pantai Muara Baru Cilamaya Wetan, Minggu (1/12/2024).

Berita Lainnya  Bentang Alam Karst Pangkalan Adalah Kawasan Lindung Geologi, Pertambangan Dilarang

Penggiat mangrove yang akrab disapa Kang Toni Mangrove ini juga menjelaskan, bahwa panjang Pantai Muara Baru sekitar 3,8 km. Yaitu dengan 800 m yang sudah ditanam konservasi mangrove, dengan total 200 ribuan pohon mangrove yang tertanam.

Dijelaskannya, bibi mangrove yang ditanam sudah dikatakan usia dewasa ketika sudah berumur 3 tahun. Yaitu dimana cabangnya sudah banyak dan akar gantung sudah tumbuh.

“Ketika ada gelombang pasang pun bisa meredam gelombang pasang tersebut,” katanya.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

Sementara saat berdiskusi dengan Pengurus ASLIK3 Indonesia, Toni Mangrove berharap Desa Muarabaru bisa menjadi desa tujuan masyarakat dari luar desa. Karena ketika banyak orang berdatangan ke Muarabaru, khususnya dengan tujuan destinasi wisata laut, maka pembangunan Muarabaru akan semakin berkembang.

“Saya meyakini ketika bangak orang datang ke Muarabaru, maka akan jadi perhatian pemerintah, dan pembangunannya akan semakin berkembang dan maju,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dorong Transisi ke Motor Listrik, Prabowo: Kalau Masih Ada yang Pakai Motor Bensin, Rasain Sendiri

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan motor listrik dan meninggalkan motor dengan bahan bakar fosil. Prabowo mengatakan, pemerintah akan menyediakan...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Warga Melawan Lempar Batu hingga Petasan

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis...

Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

GOWA - Suasana rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat memanas hingga diwarnai kericuhan. Kericuhan ini dipicu oleh teriakan dari...

Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

KARANGANYAR - Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 94 siswa SDN 2 Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, batal dibagikan pada Rabu (12/8/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad ‘Dijaga’ Ular Kobra

TASIKMALAYA - Proses evakuasi jasad Aam Amelia (45), seorang perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat terhenti berulang kali. Penyebabnya, di dalam sumur tua sedalam 12...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan