Senin, September 28, 2026
Google search engine

Buang Sampah ke Sungai Bisa Ancam Ekosistem Laut

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Siapa bilang buang sampah di sungai hanya menjadi penyebab banjir dan menganggu ekosistem sekitar. Faktanya, membuang sampah ke sungai juga dapat mengancam ekosistem laut.

Oleh karenanya, Ketua Cipta Pesona Desa, Ahmad Fatoni menghimbau agar masyarakat tak membuang sampah ke sungai. Karena muaranya sampah sungai akan menumpuk di laut. Sehingga banyak mengakibatkan tanaman mangrove dan ekosistem laut mati.

“Saya menghimbau kepada semua masyarakat jangan membuang sampah di sungai. Karena sampah di sungai-sungai itu akan berakhir di laut juga,” tutur Ahmad Fatoni, saat memandu kegiatan penanaman 25 ribu bibit mangrove oleh ASLIK3 Indonesia, di Pantai Muara Baru Cilamaya Wetan, Minggu (1/12/2024).

Berita Lainnya  KDM Ungkap 3 Perusahaan yang Kerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia, Salah Satunya Diduga Milik Anggota DPRD Jabar

Penggiat mangrove yang akrab disapa Kang Toni Mangrove ini juga menjelaskan, bahwa panjang Pantai Muara Baru sekitar 3,8 km. Yaitu dengan 800 m yang sudah ditanam konservasi mangrove, dengan total 200 ribuan pohon mangrove yang tertanam.

Dijelaskannya, bibi mangrove yang ditanam sudah dikatakan usia dewasa ketika sudah berumur 3 tahun. Yaitu dimana cabangnya sudah banyak dan akar gantung sudah tumbuh.

“Ketika ada gelombang pasang pun bisa meredam gelombang pasang tersebut,” katanya.

Berita Lainnya  Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

Sementara saat berdiskusi dengan Pengurus ASLIK3 Indonesia, Toni Mangrove berharap Desa Muarabaru bisa menjadi desa tujuan masyarakat dari luar desa. Karena ketika banyak orang berdatangan ke Muarabaru, khususnya dengan tujuan destinasi wisata laut, maka pembangunan Muarabaru akan semakin berkembang.

“Saya meyakini ketika bangak orang datang ke Muarabaru, maka akan jadi perhatian pemerintah, dan pembangunannya akan semakin berkembang dan maju,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun. Kasat...

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat...

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Polisi Telusuri Insiden Pemotor Dipukuli dan Diacungkan Celurit di Purwakarta

Peristiwa pemukulan pengendara motor (pemotor) yang viral di wilayah Campaka arah Cimaung, Kabupaten Purwakarta, saat ini sedang dalam penelusuran dan penyelidikan intensif oleh Satreskrim...

Hukum

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan