Selasa, Juli 14, 2026
spot_img

Buah Simalakama Jalan Rusak, Kenapa Bukan Dedi Mulyadi yang Dibully?

SEJUMLAH kerusakan jalan yang berstatus sebagai jalan provinsi tengah menjadi sorotan publik di Kabupaten Karawang – Jawa Barat.

Sebut saja diantaranya Jalan Raya Jatisari dan Jalan Raya Badami-Loji Karawang Selatan yang setiap harinya dilalui oleh kendaraan besar bertonase berat.

Spanduk satir di Jalan Badami-Loji ditujukan kepada Bupati Aep.

Berdasarkan pantauan Redaksi Opiniplus.com, kerusakan parah jalan provinsi ini seakan menjadi ‘Buah Simalakama’ bagi Pemkab Karawang. Bagaimana tidak? kerusakan jalan provinsi ini terus disorot masyarakat dan menjadi bahan bully-an netizen di media sosial.

Jika Pemkab Karawang melalui Dinas PUPR melakukan perbaikan, jelas itu salah, karena bisa menyalahi wewenang penggunaan APBD.

Berita Lainnya  Hitam Putih Koperasi Merah Putih

Tapi jika kondisinya dibiarkan tanpa perbaikan, alhasil bully-an terus dilemparkan netizen di media sosial. Sasarannya, ya tentu saja H. Aep Syaepulloh sebagai Bupati Karawang.

Entah siapa yang memasang spanduk satir yang ditujukan kepada Bupati Aep ini.

Terpantau, beberapa spanduk satir kepada Bupati Aep entah dipasang oleh siapa di sepanjang Jalan Badami-Loji. Dari mulai spanduk bertuliskan “Kirim Bupati Karawang ke Barak Militer” hingga tulisan “Aep Bohong Syaepuloh”, jelas tulisan di dalan spanduk tersebut merupakan bentuk bully-an kepada personal Bupati Aep.

Persoalannya, terkadang masyarakat awam tidak tahu menau mengenai status jalan. Sehingga di media sosial mereka mudah terprovokasi dengan beberapa bentuk bully-an protes jalan rusak tersebut.

Berita Lainnya  Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

Padahal jika harus mengkritik personal kepemimpinan, beberapa spanduk satir di Jalan Badami-Loji seharunya ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi, bukan kepada Bupati Aep. Pasalnya, jalan Badami-Loji merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

Tuntutan masyarakat minta perbaiki Jalan Badami-Loji.

Namun demikian, untuk menyikapi persoalan jalan provinsi yang rusak ini, Bupati Aep mengaku sudah berkoordinasi dengan PPK 1 Jabar untuk segera memperbaikinya. Bupati Aep menyebut, jika PPK 1 Jabar akan mulai memperbaiki jalan rusak provinsi pada Juni 2025.

Tetapi persoalan ini tentu tidak bisa disikapi secara personal oleh Bupati Aep. Yaitu dimana para stakeholder Karawang, khususnya Dinas PUPR sebagai leading sector infrastrukrur harus ‘agak bawel’ untuk terus melakukan koordinasi dengan PPK 1 Jabar.

Berita Lainnya  Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat
Spanduk satir menuju wisata Jalan Berlubang.

Jika tidak, maka konsekuensinya bully-an netizen akan terus dilemparkan kepada Bupati Aep. Karena matoritas masyarakat tidak mau tahu jalan rusak tersebut merupakan kewenangan siapa untuk memperbaikinya.

Atau jika harus terpaksa ‘suudzon’, bisa saja momentum ini dimanfaatkan oleh lawan politik atau segelintir orang yang tidak suka dengan personal Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

PADANG - Diduga menyimpan dendam karena sering mendapatkan perundungan atau bullying dari temannya, R (17) siswa MAN 3 Padang - Sumatera Barat, meledakan bom...

KPK Dalami Aliran Dana Rp100 juta ke Gus Miftah dalam Kasus Korupsi Proyek JGSS

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah yang diduga menerima Rp 100 juta dari proyek pembangunan jalur...

Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah – Jaksel

JAKARTA - Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku pria berinisial MY...

2 Saksi Ahli Nilai Penangkapan Ade Kunang Tidak Penuhi Karakteristik OTT

BANDUNG - Dua saksi ahli dihadirkan tim penasihat hukum Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang alias Abah Kunang, di persidangan...

Diduga Terlibat Kasus Asusila, Maskar Desak Bupati Karawang Copot Kadishub Muhana

KARAWANG - Beberapa orang yang mengatasnamakan gerakan Masyarakat Karawang (Maskar), melakukan aksi demonstrasi dan orasi di depan kantor Bupati Karawang, Senin (13/7/2026). Beberapa orang ini...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan