Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Berani Tidak Periksa Walikota dan Anggota DPRD, Kajari Kota Bekasi : Berani!

KOTA BEKASI – Sejumlah elemen mahasiswa dan pemuda Kota Bekasi yang menamai dirinya Titah Rakyat, Tri Nusa, Formasi (Forum Mahasiswa Bekasi) menggelar aksi unjuk rasa terkait penanganan kasus dugaan korupsi alat olahraga tahun anggaran 2023 di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Penanganan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi baru menetapkan tiga tersangka yakni AZ selaku mantan Kepala Dispora, MAR selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan AM selaku Direktur PT Cipta Ilmu Abadi (CIA).

Berita Lainnya  Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

Massa meneriakan dan menuntut Kejari Kota Bekasi untuk berani memeriksa Walikota Bekasi Tri Adhianto dan sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDIP.

Dalam aksinya, massa memberikan print out foto-foto sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi saat membagi-bagikan alat-alat olahraga pada warga.

Kordinator Aksi Ali mengatakan, Kejari Kota Bekasi harus berani memeriksa Walikota dan anggota dewan yang terlibat kasus korupsi alat olahraga. Sehingga terang benderang aliran uang korupsi dari proyek yang merugikan negara sebesar Rp4,7 miliar itu.

Berita Lainnya  Investigasi Dugaan Open Dumping Limbah B3 Perusahaan, Aktivis Lingkungan Dikiriminalisasi

“Berani tidak Kajari Kota Bekasi memeriksa Walikota Bekasi dan Anggota Dewan yang terlibat?. Ini aja poin yang juga dipertanyakan publik setelah ditetapkannya tiga tersangka,”tanya Ali di hadapan Kajari Kota Bekasi Imran Yusuf. Jumat (4/7/2025).

Ali menambahkan, seperti diketahui banyak orang bahwa Walikota Bekasi mempunyai hubungan yang dekat dengan pemilik perusahaan pemenang proyek alat olahraga.

“Kita berani memeriksa siapapun yang terlibat,”ujar Kejari Kota Bekasi Imran disambut teriakan ‘merdeka’ dari peserta aksi.

Berita Lainnya  Resmi Ditahan, Febrie: "Saya Merasa ini Kriminalisasi"

Dia menambahkan, pihaknya akan memeriksa siapapun berdasarkan alat bukti. Maka itu pihaknya mengaku senang mendapat informasi dan bukti dari massa aksi.

“Ini (bukti foto) akan saya serahkan pada penyidik,”tegasnya.(firman)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan