Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Berani Tidak Periksa Walikota dan Anggota DPRD, Kajari Kota Bekasi : Berani!

KOTA BEKASI – Sejumlah elemen mahasiswa dan pemuda Kota Bekasi yang menamai dirinya Titah Rakyat, Tri Nusa, Formasi (Forum Mahasiswa Bekasi) menggelar aksi unjuk rasa terkait penanganan kasus dugaan korupsi alat olahraga tahun anggaran 2023 di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi.

Penanganan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Kota Bekasi baru menetapkan tiga tersangka yakni AZ selaku mantan Kepala Dispora, MAR selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan AM selaku Direktur PT Cipta Ilmu Abadi (CIA).

Berita Lainnya  Kapolri Tegaskan Tak Ada Masalah Antara Polri dengan Kejaksaan

Massa meneriakan dan menuntut Kejari Kota Bekasi untuk berani memeriksa Walikota Bekasi Tri Adhianto dan sejumlah anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDIP.

Dalam aksinya, massa memberikan print out foto-foto sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi saat membagi-bagikan alat-alat olahraga pada warga.

Kordinator Aksi Ali mengatakan, Kejari Kota Bekasi harus berani memeriksa Walikota dan anggota dewan yang terlibat kasus korupsi alat olahraga. Sehingga terang benderang aliran uang korupsi dari proyek yang merugikan negara sebesar Rp4,7 miliar itu.

Berita Lainnya  Korupsi Batu Bara PLN, Polisi Bongkar Brankas Emas Batangan hingga Dollar Senilai Ratusan Miliar

“Berani tidak Kajari Kota Bekasi memeriksa Walikota Bekasi dan Anggota Dewan yang terlibat?. Ini aja poin yang juga dipertanyakan publik setelah ditetapkannya tiga tersangka,”tanya Ali di hadapan Kajari Kota Bekasi Imran Yusuf. Jumat (4/7/2025).

Ali menambahkan, seperti diketahui banyak orang bahwa Walikota Bekasi mempunyai hubungan yang dekat dengan pemilik perusahaan pemenang proyek alat olahraga.

“Kita berani memeriksa siapapun yang terlibat,”ujar Kejari Kota Bekasi Imran disambut teriakan ‘merdeka’ dari peserta aksi.

Berita Lainnya  Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

Dia menambahkan, pihaknya akan memeriksa siapapun berdasarkan alat bukti. Maka itu pihaknya mengaku senang mendapat informasi dan bukti dari massa aksi.

“Ini (bukti foto) akan saya serahkan pada penyidik,”tegasnya.(firman)

Sumber : inijabar.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan