Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Banjir Perum BMI Disebabkan Sampah Irigasi Purwakarta, Bupati Aep Mau Koordinasi dengan Om Zein

Minggu (13/4/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh meninjau proses pengangkatan sampah irigasi oleh excavator di Sipon Cikaranggelam, Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek.

Pasalnya, tumpukan sampah irigasi ini menjadi penyebab banjir di Perumahan BMI. Terutama saat musim hujan turun.

Didampingi Sekda, Kadis PUPR, pejabat DLHK dan Sekdes Dawuan Tengah, Bupati Aep berjanji akan berkoordinasi dengan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) untuk mencari solusi atas persoalan sampah irgasi yang bermuara di Sipon Cikaranggelam ini.

Berita Lainnya  Setiap RW di Kabupaten Bekasi Diwajibkan Miliki Bank Sampah

“Insya Allah akan koordinadi dengan Bupati Purwakarta,” tutur Bupati Aep.

Lebih jauh, Bupati Aep menghibau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan ke irigasi, karena akan menjadi penyebab banjir saat hujan turun.

“Kami menghimbau masyarakat tidak membuang sampah ke kali. Kalau sudah seperti ini kendalanya air macet, akhirnya banjir,” katanya.

Karena saat dilakukan pengangkatan sampah irigasi oleh excavator, banyak ditemukan sampah rumahan dari mulai styrofoam hingga kasur.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Tandatangani PKS dengan PT. Asiana untuk Olah Sampah TPA Burangkeng

Padahal ditegaskan Bupati Aep, baru sebulan lalu tumpukan sampah irigasi di Sipon Cikaranggelam ini baru diangkut. Tetapi kemudian sudah menumpuk kembali.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aparat Gabungan Hentikan Galian Tanah Merah Ilegal di Patokbeusi – Subang

SUBANG - Aparat gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, menggentikan aktivitas galian tanah diduga ilegal,...

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hukum

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan