BANDUNG – Pemprov Jabar turut bergerak dalam bencana yang terjadi di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Bantuan logistik dikucurkan untuk membantu korban terdampak.
Sekda Jabar Herman Suryatman juga sempat meninjau langsung ke lokasi. Monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Herman menegaskan, Pemprov tentu tidak akan tinggal diam dalam peristiwa itu. Dengan sarana yang ada, dukungan terhadap upaya pencarian korban akan dilakukan. Termasuk memperhatikan kebutuhan terdekat para korban.
“Kami koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, agar penanganan bisa cepat, ” katanya, Sabtu (6/12).
Setidaknya bencana longsor itu telah menyebabkan 6 unit rumah mengalami kerusakan berat. Kemudian, berdampak pada total 20 jiwa dari 7 kepala keluarga, terdiri dari 3 lansia, 14 dewasa, 2 anak, dan 1 balita. Saat ini, petugas juga masih melakukan pencarian terhadap 3 korban.
Sebelumnya, curah hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/12) memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Condong, RT 06–07 RW 09, Desa Wargaluyu.
Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung menghantam empat rumah warga yang berada tepat di bawah lereng Gunung Sinapeul.
“Longsoran berasal dari lereng setinggi kurang lebih 80 meter. Dampaknya menimpa rumah warga,” ujar Asep.
Kapolsek menjelaskan tiga korban yang masih tertimbun adalah Aisyah (70), Citra (19), dan Alfa (15). Ketiganya pun belum bisa dievakuasi karena terkendala kondisi.(son)
Sumber : JabarEkspres.com










