Kamis, Mei 7, 2026
spot_img

50 Pelajar SMP di Karawang Ikuti Pendidikan Bela Negara

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) resmi memberangkatkan 50 pelajar jenjang SMP untuk mengikuti Program Pendidikan Bela Negara di Resimen Latihan dan Pertempuran (Menlatpur) Kostrad Sanggabuana, Karawang, Minggu (7/12/2025).

Pelepasan peserta dilakukan di Plaza Pemda Karawang dan dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Program pembinaan ini dilaksanakan selama satu minggu dengan fokus pada peningkatan karakter, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan siswa.

Bupati Aep menyampaikan bahwa ke-50 peserta berasal dari 42 sekolah menengah pertama di Karawang, terdiri dari 47 siswa dan 3 siswi. Para peserta terpilih melalui proses evaluasi oleh guru Bimbingan Konseling, wali kelas, serta kepala sekolah terhadap catatan kedisiplinan dan perilaku siswa.

Berita Lainnya  Mediasi Buntu, Orang Tua Siswa SMAN 2 Kota Bekasi Saling Lapor Polisi

Aep menjelaskan upaya pembinaan tidak hanya fokus pada disiplin dan bela negara, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kerohanian. Dinas kesehatan dilibatkan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya obat-obatan, mengingat sebagian peserta sebelumnya sempat terpapar obat keras tertentu.

“MUI juga kita libatkan untuk pendidikan kerohanian, dimana para siswa dididik secara spiritual untuk lebih memahami dampak terkait dengan kegiatan negatif yang mereka lakukan. Bagaimana cara berbakti kepada orang tua dan lainnya,” lanjutnya, dilansir dari Detik.com.

Seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil evaluasi sekolah selama lima bulan terakhir. Mereka diketahui memiliki riwayat kenakalan remaja seperti tawuran, penggunaan obat keras tertentu (OKT), bolos sekolah, hingga perundungan. Dari evaluasi tersebut pula muncul tiga siswi yang masuk kategori perlu pembinaan intensif.

Berita Lainnya  Kunjungan Akademik, 80 Mahasiswa UBP Karawang Datangi LPSK

“Ini tentu hasil evaluasi pihak sekolah selama 5 bulan terakhir yah, mereka yang memang sering tidak masuk sekolah, terlibat tawuran, pem-bully-an, dan mengkonsumsi obat keras tertentu, makanya ada 3 diantaranya merupakan siswi,” ungkap Aep.

Menariknya, Aep juga memberangkatkan satu siswa berprestasi yang dinilai mampu menjadi teladan. Siswa tersebut dikenal disiplin, hidup sederhana meski berasal dari keluarga mampu, dan selama ini kerap menjadi panutan bagi teman-temannya. Kehadirannya di program bela negara diharapkan dapat menjadi agen perubahan ketika kembali ke lingkungan sekolah.

Berita Lainnya  Meski Viral di Medsos Diolok-olok Siswanya, Bu Syamsiah Tetap Memaafkan

“Ini memang tugasnya nanti menjadi agen perubahan si sekolahnya maupun murid lain secara umum, karena prinsipnya bela negara ini juga pendidikan yang positif yang harusnya dirasakan semua siswa,” paparnya.

Melalui kegiatan pendidikan bela negara ini, Aep berharap terjadi perubahan karakter yang signifikan pada para peserta. Program tersebut diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja dan menciptakan situasi belajar yang lebih kondusif di sekolah.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan