Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Sekda Jabar Tinjau Lokasi dan Sampaikan Bantuan ke Korban Longsor Arjasari – Bandung

BANDUNG – Pemprov Jabar turut bergerak dalam bencana yang terjadi di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Bantuan logistik dikucurkan untuk membantu korban terdampak.

Sekda Jabar Herman Suryatman juga sempat meninjau langsung ke lokasi. Monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Herman menegaskan, Pemprov tentu tidak akan tinggal diam dalam peristiwa itu. Dengan sarana yang ada, dukungan terhadap upaya pencarian korban akan dilakukan. Termasuk memperhatikan kebutuhan terdekat para korban.

Berita Lainnya  Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

“Kami koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, agar penanganan bisa cepat, ” katanya, Sabtu (6/12).

Setidaknya bencana longsor itu telah menyebabkan 6 unit rumah mengalami kerusakan berat. Kemudian, berdampak pada total 20 jiwa dari 7 kepala keluarga, terdiri dari 3 lansia, 14 dewasa, 2 anak, dan 1 balita. Saat ini, petugas juga masih melakukan pencarian terhadap 3 korban.

Sebelumnya, curah hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Jumat (5/12) memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Condong, RT 06–07 RW 09, Desa Wargaluyu.

Berita Lainnya  Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi, mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung menghantam empat rumah warga yang berada tepat di bawah lereng Gunung Sinapeul.

“Longsoran berasal dari lereng setinggi kurang lebih 80 meter. Dampaknya menimpa rumah warga,” ujar Asep.

Kapolsek menjelaskan tiga korban yang masih tertimbun adalah Aisyah (70), Citra (19), dan Alfa (15). Ketiganya pun belum bisa dievakuasi karena terkendala kondisi.(son)

Sumber : JabarEkspres.com

Berita Lainnya  Massa Rusak Makopolres Sumba Barat, Setelah Polisi Tembak Mati Pencuri Ternak
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan