Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Penegakkan Hukum di Indonesia Masih Lemah, Kalah dari Malaysia dan Singapura

JAKARTA – Indonesia tertinggal dari Singapura dan Malaysia dalam hal penegakan hukum menurut skor Rule of Law Index 2025 yang dirilis World Justice Project (WJP).

Dalam indeks tersebut, Indonesia mendapatkan skor 0,5239. Sedangkan Singapura punya skor 0,7833 dan Malaysia mendapat skor 0,5700.

Secara global, Indonesia menempati peringkat ke-69 dari 143 negara di dunia, turun dibanding tahun sebelumnya.

Sedangkan secara regional, Indonesia berada di posisi kesembilan dari 15 negara Asia Timur dan Pasifik, sebagaimana dilansir siaran pers WJP.

Di satu sisi, skor Indonesia dalam indeks penegakan hukum WJP tahun ini menurun dibandingkan tahun 2024.

Berita Lainnya  Aksi Bejatnya Terekam CCTV, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah 8 Tahun di Bekasi

Menurut laporan WJP, penurunan skor Indonesia hanya mencapai kurang dari 1 persen, namun cukup untuk menggeser peringkatnya di bawah Malaysia pada 2025.

WJP mencatat bahwa Indonesia mengalami penurunan pada tiga aspek penting dalam skorRule of Law Index 2025.

Ketiga aspek tersebut yakni kebebasan berpendapat dan berekspresi, kebebasan berkumpul dan berasosiasi, serta partisipasi masyarakat sipil.

Ketiga indikator tersebut melemah seiring dengan menyempitnya ruang kebebasan sipil di lebih dari 70 persen negara di dunia.

Akan tetapi, Indonesia tetap menunjukkan stabilitas pada peradilan sipil, yang tidak ikut melemah seperti di banyak negara lain.

Berita Lainnya  2 Pemuda Pemeran 'A Day in My Life' Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Berikut peringkat negara-negara Asia Timur dan Pasifik dalam Rule of Law Index 2025

1. Selandia Baru: 0,8339
2. Australia: 0,7963
3. Jepang: 0,7837
4. Singapura: 0,7833
5. Malaysia: 0,5700
6. Mongolia: 0,5322
7. Indonesia: 0,5239
8. Thailand: 0,5029
9. Vietnam: 0,4955
10. China: 0,4771
11. Filipina: 0,4625
12. Myanmar: 0,3361
​13. Kamboja: 0,3103

Penegakan hukum melemah di dunia

Secara global, WJP mencatat bahwa 68 persen negara di dunia mengalami kemunduran dalam penegakan hukum pada 2025.

Angka itu lebih banyak dibandingkan tahun lalu di mana 57 persen negara di dunia mengalami kemunduran dalam penegakan hukum.

Berita Lainnya  Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa kemunduran ini didorong oleh meningkatnya tren otoritarianisme, penurunan kebebasan sipil, dan melemahnya independensi peradilan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Negara-negara dengan skor penegakan hukum tertinggi adalah Denmark, Norwegia, Finlandia, Swedia, dan Selandia Baru.

Adapun negara dengan skor terendah adalah Venezuela, Afghanistan, Kamboja, Haiti, dan Nikaragua.***

Sumber: https://www.kompas.com/global/read/2025/10/29/160734270/indonesia-kalah-dari-malaysia-dan-singapura-dalam-penegakan-hukum.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan