Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Peduli Lingkungan, 6.500 Bibit Mangrove Ditanam PT. CBI di Wilayah Pesisir Cilamaya Karawang

KARAWANG – Sebagai bentuk komitmen di dalam menjalankan bisnis dengan prinsip ramah lingkungan, sekitar 6.500 bibit mangrove ditanam PT. Century Batteries Indonesia (PT. CBI) di wikayah pesisir Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang – Jawa Barat, Kamis (30/10/2025).

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, penanaman bibit mangrove serentak ini merupakan kerja sama PT. CBI bersama pihak supplier dengan mengambil tema kegiatan “Bersama Menanam Harapan, Hijaukan Pesisir, Kuatkan Kolaborasi”.

Didukung oleh Dinas Kehutanan Wilayah V Jawa Barat dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, menariknya kegiatan ini juga melibatkan warga Desa Cilamaya khususnya Tim Cipta Pesona Desa (CPD), serta pelajar dari MTS Negeri 1 Karawang.

Direksi PT. CBI, Leo Susy Villiany menyampaikan bahwa PT. Century Batteries Indonesia memiliki komitmen kuat untuk menjalankan proses bisnis dengan prinsip ramah lingkungan, sebagai bagian yang tak terpisahkan dari visi dan nilai perusahaan.

Berita Lainnya  Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

Komitmen ini tidak hanya berlaku di lini produksi dan operasional internal perusahaan tetapi juga mencakup seluruh rantai pasok, termasuk kolaborasi dengan para supplier vital dan mitra strategis.

“Dengan cara ini, kami meyakini bahwa bersama-sama kita dapat mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan alam, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan di sekitar kita,” tuturnya di lokasi penanaman bibit mangrove.

Kompak bersiap melakukan penanaman bibit mangrove.

Direksi PT. CBI lainnya, Wawan Sukoco menambahkan, awalnya penanaman bibit  mangrove ini direncanakan hanya sebanyak 1.000 pohon. Namun antusiasme dan partisipasi dari para mitra perusahaan di luar ekspektasi.

“Melalui dukungan penuh dari seluruh supplier PT. CBI, hari ini kita dapat menanam 6.500 pohon mangrove. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ketika kita bersinergi, kita dapat mencapai hasil yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan,” tuturnya.

Berita Lainnya  Jelang May Day, Kapolres Karawang: Awas! Provokasi di Medsos

Bagi PT. Century Batteries Indonesia, sambung Wawan, tanggung jawab terhadap lingkungan adalah bagian yang tak terpisahkan dari operasional perusahaan. Ia mengaku percaya bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang kami laksanakan secara kolaboratif bersama para pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat, sekolah dan mitra strategis. Terima kasih kepada rekan-rekan semua yang surah terlibat di dalam kegiatan ini,” timpalnya.

Sementara, Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V, Dedi Suradi S. Hut., MM menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. CBI, pihak supplier dan Tim CPD.

“Ini suatu bukti nyata yang besar, karena 6.500 bibit mangrove bukan hal sedikit, memerlukan 2 tahun dari anggaran pemerintah. Tapi berkat kolaborasi PT. CBI, Supllier dan CPD, kami yang memiliki tugas rehabilitasi merasa sangat terbantu,” katanya.

Berita Lainnya  Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Bakal Adukan Persoalan ke DPRD

Diungkapkan Dedi, tugas rehabilitasi wilayan pesisir pantai sangat berat dan tidak bisa dilakukan sendiri. Tetapi ditegaskannya, program seperti ini harus dilakukan secara beberlanjutan, di tengah dana pemerintahan saat ini yang terbatas.

“Kapi kami doakan institusi swasta tumbuh baik dan banyak profit, sehingga bisa berkontribusi nyata melalui program CSR seperti ini,” paparnya.

Terakhir, Dedi menghimbau kepada CPD untuk terus mengajak generasi muda dalam edukasi dan meregenerasi pentingnya penanaman bibit mangrove di wilayah pesisir pantai.

“Tidak melihat satu dua yang ditanam, tapi termasuk menjadi orang yang berkontribusi terhadap bumi, utamanya untuk menghasilkan oksigen. Dengan menanam pohon kita tidak jadi pengemis oksigen, tapi ada kontribusi menanam,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan