Minggu, April 19, 2026
spot_img

Aqua Klaim Sumber Air Pegunungan, Netizen : Au Akh Gelap!

PT. Tirta Investama membantah gunakan sumur bor  air tanah sebagai sumber air produk Aqua yang dipasarkan kepada masyarakat.

Direktur Komunikasi Korporat Aqua, Vera Galuh Sugijanto bersikukuh sumber yang digunakan Aqua berasal dari air pegunungan. Ia menyebut, klaim Aqua bisa dibuktikan melalui studi geologi maupun hidrogeologi.

Namun demikian, klarifikasi Aqua ini seolah tidak mempan bagi warganet yang sudah terlanjur percaya dengan inspeksi mendadak (Sidak) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu di salah satu pabrik Aqua Subang.

Dalam inspeksi itu, keterangan sumber air dari sumur bor dalam justru disampaikan oleh salah satu perwakilan perusahaan Aqua di Subang.

Berbanding terbalik dengan keterangan Vera Galuh yang mengklaim berasal dari air pegunungan sebagaimana saat menyambangi Kantor Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) di Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025 kemarin.

Klarifikasi pihak Aqua ini pun langsung dibanjiri komentar warganet. Salah satunya di unggahan video Instagram RMOL yang sudah dilihat lebih dari 58 ribu pengguna.

Tak sedikit warganet mempertanyakan inkonsistensi pernyataan dari pihak Aqua.

“Berasal dari air pegunungan tapi dibor. Au ah gelap,” tulis akun Al_miswar28 dikutip Rabu, 29 Oktober 2025.

Berita Lainnya  Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

“Tetap saja itu sih sumur bor, bu,” balas akun ferryfitriah.

“Selama kamu tinggal dekat gunung, kamu mau bikin sumur apa ngebor itu namanya air pegunungan guys,” sindir akun bagusproperty.

Sementara itu, ada pula warganet yang menantang balik pihak Aqua untuk membeberkan hasil riset yang menjadi dasar argumen Aqua menggunakan sumber air pegunungan.

“Bolehlah di-share hasil riset air bor sebagai air pegunungan?” ujar akun raven_mocker.

Sementara dilansir Kompas.com, Perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua menegaskan telah memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah di Jawa Barat melalui pembayaran pajak dan retribusi.

Meski begitu, pihak perusahaan tidak merinci nominal kontribusi yang diberikan ke pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota tempat mereka beroperasi.

“Mohon maaf, kami tidak dapat menyebutkan secara detail angka kontribusi tersebut. Namun, kontribusi Aqua terhadap APBD Jawa Barat diwujudkan dalam bentuk pembayaran pajak dan retribusi yang dilakukan sesuai dengan aturan nasional dan daerah tempat Aqua beroperasi,” ujar Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (30/10/2025).

Arif menjelaskan, seluruh proses pembayaran pajak dilakukan secara transparan dan diaudit oleh instansi pemerintah terkait.

Berita Lainnya  Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

“Proses tersebut dilakukan secara transparan dan diaudit oleh instansi pemerintah terkait,” katanya.

Ia menambahkan, Aqua berkomitmen menjalankan operasional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku serta memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Selain kontribusi ekonomi, Aqua juga berupaya memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar pabrik.

“Aqua berkomitmen agar keberadaan perusahaan membawa manfaat nyata, mulai dari akses air bersih, konservasi lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal,” ucap Arif.

Untuk menjaga kualitas dan kuantitas sumber air, kata Arif, perusahaan menjalankan program konservasi sumber daya air Daerah Aliran Sungai (DAS) di berbagai wilayah operasional yang tersertifikasi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sejumlah program yang dijalankan antara lain penanaman lebih dari 2,6 juta pohon secara nasional, pembangunan sumur resapan dan rorak, serta pengelolaan keanekaragaman hayati di 17 area taman konservasi.

Selain itu, Aqua juga melaksanakan program WASH (Water Access, Sanitation, and Hygiene) yang telah memberi manfaat bagi lebih dari 500.000 penerima, serta menerapkan prinsip pertanian regeneratif, ekonomi sirkular, dan pengelolaan sampah.

“Kami juga aktif berdialog dan melibatkan masyarakat serta LSM untuk memastikan pengelolaan air yang adil, transparan, dan berkelanjutan melalui pendekatan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir,” pungkas Arif.

Berita Lainnya  72 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

Minta Kantor Pusat Aqua Pindah ke Jabar

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Jawa Barat, termasuk Aqua, agar membangun kantor pusatnya di provinsi tersebut.

“Gini loh perusahaan-perusahaan di Jawa Barat ini, kan kantor pusatnya semuanya di luar Jawa Barat. Kita nggak boleh nyebut tempat. Di luar Jawa Barat, nah di situ kalau kantor pusatnya di luar Jawa Barat, maka yang paling nyaman itu yang punya kantor pusat,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (29/10/2025).

Menurut Dedi, keberadaan kantor pusat di luar Jawa Barat membuat dana bagi hasil (DBH) justru mengalir ke daerah tempat kantor pusat berada, bukan ke daerah di mana aktivitas ekonomi dilakukan.

“Nah saya ingin kantor pusatnya di Jawa Barat dong, agar dana bagi hasilnya kembali ke masyarakat Jabar sebagai objek di mana usaha itu dilakukan,” ujarnya.

Sumber : RMOL.id – Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan