Senin, Oktober 26, 2026
Google search engine

Bupati Karawang Wanti-wanti Keracunan MBG : Jangan Anggap Sepele

KARAWANG – Maraknya kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah khususnya di Jawa Barat, ternyata mulai diwanti-wanti Pemkab Karawang.

Rabu (1/10/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) Program MBG, di Aula Lantai III Gedung Singaperbangsa.

“Jangan anggap sepele”, itulah kalimat penekanan yang disampaikan Bupati Aep dalam Rakor yang diiikuti Forkopimda, SPPG hingga pengusaha katering.

Bukan soal anggaran ataupun jumlah dapur MBG yang saat ini sudah mencapai 53 dan akan digenapkan menjadi 200. Tetapi soal kehigienisan makanan, soal tata cara hingga soal standar yang harus dijaga.

Berita Lainnya  Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

“Kalau ada masalah di daerah lain (keracunan MBG, red), jangan sampai terulang di Karawang. Saya tidak mau Karawang tercoreng hanya gara-gara makanan,” tuturnya.

Bupati Aep mewanti-wanti agar semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk lebih berhati-hati. Karena ditegaskannya program ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo yang serang disorot tajam.

Oleh karenanya, Bupati Aep mengajak kepada semua pihak, baik itu Forkopimda, SPPG, dan para pelaku katering, untuk duduk bersama. Bicara jujur soal kendala. Mencari solusi sebelum masalah membesar.

Berita Lainnya  Gagal Dapat Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Tunda Bayar Proyek Pembangunan

“Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Kita harus bisa memitigasi semuanya,” ujarnya.

Rakor Program MBG Pemkab Karawang.

Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Naryanto, juga mengingatkan agar para kepala dapur untuk tidak berhenti belajar. Agar program yang baik ini tidak terganjal hanya karena hal-hal kecil yang diabaikan.

“Kami Forkopimda selalu mendukung. Tapi kuncinya tetap di dapur. Jaga kualitas, jaga komunikasi,” pesannya.

Rapat itu kemudian berlanjut dengan paparan narasumber. Tapi intinya sudah jelas bahwa MBG bukan sekadar soal memberi makan.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya"

MBG adalah soal menjaga kepercayaan. Soal nama baik Karawang. Dan seperti kata Bupati Aep, soal jangan sekali-kali menganggap sepele. (prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Istri dan Anak Asal Bogor Dibunuh Suami Siri, Dicekik – Dibakar hingga Dimasukan ke Penggilingan Daging

MADIUN - Dwi Bagus Martono, pelaku pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anak laki-lakinya yang berinisial AGEF (4), asal Kabupaten Bogor, ditangkap polisi. Kedua...

Polisi Selidiki Tewasnya Remaja Bobotoh Bogor, Minta Warga Beri Informasi Sekecil Apapun untuk Percepat Proses Hukum

BOGOR - Menanggapi insiden tewasnya seorang remaja Bobotoh berinisial ARK (16) yang diduga menjadi korban pembacokan dan penghadangan di Jalan Raya Jakarta-Bogor usai menonton...

Bentrok Antarwaraga, Situasi di Cikampek Mencekam, Polisi Berjaga-jaga

KARAWANG - Situasi di wilayah Cijalu, Cikampek, Kabupaten Karawang dilaporkan sempat ramai dan mencekam menyusul dugaan bentrokan atau penyerangan antarwarga, Senin (26/10/2026) siang. Berdasarkan informasi...

Gagal Dapat Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Tunda Bayar Proyek Pembangunan

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyiapkan opsi tunda bayar untuk sejumlah proyek yang dikerjakan pada 2026. Langkah ini dipertimbangkan setelah Pemerintah Provinsi...

Khidmat dan Penuh Haru, Siswa SMAK Santo Aloysius Nyanyikan Lagu ‘Ibu Pertiwi’ di Tengah Kabut Pekat Karhutla

PALANGKARAYA - Paduan suara siswa SMAK Santo Aloysius Palangka Raya menyanyikan lagu "Ibu Pertiwi" pada Jumat, 23 Oktober 2026, di tengah kabut asap pekat...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan