Kamis, April 16, 2026
spot_img

Bupati Karawang Wanti-wanti Keracunan MBG : Jangan Anggap Sepele

KARAWANG – Maraknya kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah khususnya di Jawa Barat, ternyata mulai diwanti-wanti Pemkab Karawang.

Rabu (1/10/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) Program MBG, di Aula Lantai III Gedung Singaperbangsa.

“Jangan anggap sepele”, itulah kalimat penekanan yang disampaikan Bupati Aep dalam Rakor yang diiikuti Forkopimda, SPPG hingga pengusaha katering.

Bukan soal anggaran ataupun jumlah dapur MBG yang saat ini sudah mencapai 53 dan akan digenapkan menjadi 200. Tetapi soal kehigienisan makanan, soal tata cara hingga soal standar yang harus dijaga.

Berita Lainnya  Mulai April 2026, ASN Kota Bekasi WFH Setiap Hari Rabu

“Kalau ada masalah di daerah lain (keracunan MBG, red), jangan sampai terulang di Karawang. Saya tidak mau Karawang tercoreng hanya gara-gara makanan,” tuturnya.

Bupati Aep mewanti-wanti agar semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk lebih berhati-hati. Karena ditegaskannya program ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo yang serang disorot tajam.

Oleh karenanya, Bupati Aep mengajak kepada semua pihak, baik itu Forkopimda, SPPG, dan para pelaku katering, untuk duduk bersama. Bicara jujur soal kendala. Mencari solusi sebelum masalah membesar.

Berita Lainnya  Bismillah, Bupati Aep Bakal 'Sulap' Gubuk Reot Milik Lansia Jadi Rulahu

“Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Kita harus bisa memitigasi semuanya,” ujarnya.

Rakor Program MBG Pemkab Karawang.

Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Naryanto, juga mengingatkan agar para kepala dapur untuk tidak berhenti belajar. Agar program yang baik ini tidak terganjal hanya karena hal-hal kecil yang diabaikan.

“Kami Forkopimda selalu mendukung. Tapi kuncinya tetap di dapur. Jaga kualitas, jaga komunikasi,” pesannya.

Rapat itu kemudian berlanjut dengan paparan narasumber. Tapi intinya sudah jelas bahwa MBG bukan sekadar soal memberi makan.

Berita Lainnya  Pasca Peristiwa Pengeroyokan Maut di Hajatan Pernikahan, Om Zein Perketat Izin Keramaian

MBG adalah soal menjaga kepercayaan. Soal nama baik Karawang. Dan seperti kata Bupati Aep, soal jangan sekali-kali menganggap sepele. (prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan