Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Bupati Karawang Wanti-wanti Keracunan MBG : Jangan Anggap Sepele

KARAWANG – Maraknya kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah khususnya di Jawa Barat, ternyata mulai diwanti-wanti Pemkab Karawang.

Rabu (1/10/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) Program MBG, di Aula Lantai III Gedung Singaperbangsa.

“Jangan anggap sepele”, itulah kalimat penekanan yang disampaikan Bupati Aep dalam Rakor yang diiikuti Forkopimda, SPPG hingga pengusaha katering.

Bukan soal anggaran ataupun jumlah dapur MBG yang saat ini sudah mencapai 53 dan akan digenapkan menjadi 200. Tetapi soal kehigienisan makanan, soal tata cara hingga soal standar yang harus dijaga.

Berita Lainnya  Sekda Bekasi Akui Kasus Ade Kunang Berpengaruh Terhadap Administrasi Pemerintahan dan Psikologis ASN

“Kalau ada masalah di daerah lain (keracunan MBG, red), jangan sampai terulang di Karawang. Saya tidak mau Karawang tercoreng hanya gara-gara makanan,” tuturnya.

Bupati Aep mewanti-wanti agar semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk lebih berhati-hati. Karena ditegaskannya program ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo yang serang disorot tajam.

Oleh karenanya, Bupati Aep mengajak kepada semua pihak, baik itu Forkopimda, SPPG, dan para pelaku katering, untuk duduk bersama. Bicara jujur soal kendala. Mencari solusi sebelum masalah membesar.

Berita Lainnya  Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

“Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Kita harus bisa memitigasi semuanya,” ujarnya.

Rakor Program MBG Pemkab Karawang.

Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Naryanto, juga mengingatkan agar para kepala dapur untuk tidak berhenti belajar. Agar program yang baik ini tidak terganjal hanya karena hal-hal kecil yang diabaikan.

“Kami Forkopimda selalu mendukung. Tapi kuncinya tetap di dapur. Jaga kualitas, jaga komunikasi,” pesannya.

Rapat itu kemudian berlanjut dengan paparan narasumber. Tapi intinya sudah jelas bahwa MBG bukan sekadar soal memberi makan.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Raih Penghargaan Anugerah Tata Kelola Pemerintahan Responsif dan Akuntabel

MBG adalah soal menjaga kepercayaan. Soal nama baik Karawang. Dan seperti kata Bupati Aep, soal jangan sekali-kali menganggap sepele. (prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan