Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Bupati Karawang Wanti-wanti Keracunan MBG : Jangan Anggap Sepele

KARAWANG – Maraknya kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah khususnya di Jawa Barat, ternyata mulai diwanti-wanti Pemkab Karawang.

Rabu (1/10/2025), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) Program MBG, di Aula Lantai III Gedung Singaperbangsa.

“Jangan anggap sepele”, itulah kalimat penekanan yang disampaikan Bupati Aep dalam Rakor yang diiikuti Forkopimda, SPPG hingga pengusaha katering.

Bukan soal anggaran ataupun jumlah dapur MBG yang saat ini sudah mencapai 53 dan akan digenapkan menjadi 200. Tetapi soal kehigienisan makanan, soal tata cara hingga soal standar yang harus dijaga.

Berita Lainnya  Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : "Gue nih Presiden, Ted"

“Kalau ada masalah di daerah lain (keracunan MBG, red), jangan sampai terulang di Karawang. Saya tidak mau Karawang tercoreng hanya gara-gara makanan,” tuturnya.

Bupati Aep mewanti-wanti agar semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk lebih berhati-hati. Karena ditegaskannya program ini merupakan inisiasi Presiden Prabowo yang serang disorot tajam.

Oleh karenanya, Bupati Aep mengajak kepada semua pihak, baik itu Forkopimda, SPPG, dan para pelaku katering, untuk duduk bersama. Bicara jujur soal kendala. Mencari solusi sebelum masalah membesar.

Berita Lainnya  Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

“Lebih baik sedia payung sebelum hujan. Kita harus bisa memitigasi semuanya,” ujarnya.

Rakor Program MBG Pemkab Karawang.

Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Naryanto, juga mengingatkan agar para kepala dapur untuk tidak berhenti belajar. Agar program yang baik ini tidak terganjal hanya karena hal-hal kecil yang diabaikan.

“Kami Forkopimda selalu mendukung. Tapi kuncinya tetap di dapur. Jaga kualitas, jaga komunikasi,” pesannya.

Rapat itu kemudian berlanjut dengan paparan narasumber. Tapi intinya sudah jelas bahwa MBG bukan sekadar soal memberi makan.

Berita Lainnya  Wapres Gibran : "Kalau Saya Gak Lulus SMA, Gak Mungkin Saya Bisa Kuliah"

MBG adalah soal menjaga kepercayaan. Soal nama baik Karawang. Dan seperti kata Bupati Aep, soal jangan sekali-kali menganggap sepele. (prokompim)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan