Rabu, April 1, 2026
spot_img

SOSPOL’S Apresiasi Kesadaran Masyarakat, Bupati Aep : Karawang Kondusif!

KARAWANG – Pengamat Kebijakan dari SOSPOLs (Social Policy and Political Studies) mengapresiasi sikap dan kesadaran masyarakat Karawang ditengah eskalasi aksi demonstrasi yang berujung kekisruhan dan pengrusakan fasilitas umum.

Berbeda dengan daerah lain, aksi demonstrasi yang berlangsung di Karawang pada Senin (1/9/2025) kemarin berlangsung kondusif.

Direktur SOSPOL’S, Muslim Hafidz M.Si berpendapat, ada tiga faktor yang menciptakan kesuksesan dalam mengelola kondusifitas dan ketertiban di Kabupaten Karawang.

Pertama, kemampuan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dalam membangun komunikasi yang baik dengan berbagai stakeholder di luar pemerintahan, baik dengan organisasi keagamaan, kepemudaan, maupun kemasyarakatan.

Berita Lainnya  Dapat Santunan Baznas, Ratusan Anak Yatim di Bekasi Belanja 'Baju Bedug' di Mall

Kedua, soliditas Forkopimda yang terjaga dengan baik. Sinergi inilah yang menjadi modal utama dalam menggerakkan seluruh lini untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

Ketiga, tumbuhnya kesadaran masyarakat Karawang, khususnya setelah melihat dampak dari demonstrasi yang akhir-akhir ini cenderung anarkis. Dari pengalaman itu, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga Karawang agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Semoga kondusifitas ini tetap terjaga sampai di hari ulang tahun Kabupaten Karawang,” tutur Muslim Hafidz M.Si.

Berita Lainnya  Pastikan Keamanan Liburan Lebaran, Kapolres Metro Bekasi Tinjau Lokasi Wisata
Muslim Hafidz M.Si, Direktur SOSPOL’S.

Sementara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang bekerja maksimal menjaga kondusifitas Kabupaten Karawang, sehingga aksi yang mulanya dikhawatirkan berpotensi ricuh bisa terkendali secara damai.

“Kami ucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan tentunya Pak Kapores, Pak Dandim, dan Dansat Limob tentunya alhamdulillah,” katanya.

Adapun soal tuntutan pendemo, Bupati Aep menegaskan, meski tuntutan itu secara spesifik ditujukan ke DPRD Karawang, namun pemda berkewajiban untuk tetap menjaga situasi Karawang tetap nyaman dan terkendali.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Ajak Warga Meriahkan Malam Takbiran dengan 'Festival Bedug Ngadulag'

Setelah ini, Pemkab Karawang akan segera berkoordinasi dengan DPRD untuk mendiskusikan lebih lanjut poin-poin aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Adapun masukan masyarakat, masukan tentunya ya aspirasi-aspirasi itu adalah salah satu juga hak masyarakat. Dan kemudian kita juga terus menjaga kondusifitas di Kabupaten Karawang,” kata Bupati Aep, Senin (1/9/2025).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

BEKASI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) segera disahkan menjadi...

Polemik Dugaan Pungli Layanan Parkir Berlangganan, Komisi II : ini Baru Wacana, Belum Realisasi

KARAWANG - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus diterapkannya kebijakan 'Layanan Parkir Berlangganan', Komisi II DPRD Karawang menyebut jika aturan retribusi parkir tersebut...

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Potongan Tubuh Ditemukan di Bogor, Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap

BEKASI - Misteri temuan mayat termutilasi dalam freezer kios ayam geprek di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi mulai terkuak. Korban berinisial AH itu ternyata dibunuh oleh dua...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan