Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Massa Rusak Fasilitas Pemkab dan Pemkot Cirebon

CIREBON – Kerusuhan terjadi saat aksi demonstrasi di Kota maupun Kabupaten Cirebon, Sabtu (30/08/2025).

Kerusuhan bermula dari aksi massa yang terdiri atas remaja dan masyarakat lainnya di Polresta Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon. Aksi tersebut berujung bentrokan di markas Polresta Cirebon.

Sejumlah fasilitas menjadi sasaran amuk massa, mulai dari pos polisi, Polsek Sumber, hingga Gedung DPRD Kabupaten Cirebon. Satu pos polisi di perempatan Sumber dibakar massa. Di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, massa memecah kaca gedung hingga melakukan aksi penjarahan terjadi. Massa menjarah sejumlah perangkat komputer hingga televisi 42 inci.

Aksi massa pun tidak berhenti. Massa lantas bergerak ke Kota Cirebon menggunakan motor. Kerusuhan pecah di Jalan Siliwangi tanpa didahului orasi. Massa langsung melempar batu ke arah petugas gabungan yang berjaga.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

Peserta aksi sempat menerobos Gedung DPRD Kota Cirebon dan merusak berbagai fasilitas, termasuk ruang Griya Sawala yang digunakan untuk rapat paripurna, press room, serta fasilitas lainnya. Para demonstran pun melakukan penjarahan di Gedung DPRD Kota Cirebon dengan mengambil sejumlah barang elektronik.

Setelah merusak fasilitas, massa berhasil dipukul mundur dengan gas air mata hingga ke Jalan Kartini. Dari pantauan, beberapa pendemo yang masih berusia belasan tahun ditahan Polres Cirebon Kota.

Situasi sempat mereda setelah Kapolres Kota Cirebon, AKBP Eko Iskandar, melakukan audiensi di depan Masjid At-Taqwa. Dalam pertemuan yang berlangsung di tengah lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut, massa meminta agar rekan-rekannya yang ditahan dibebaskan.

Berita Lainnya  Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

Permintaan itu disanggupi dengan syarat tidak ada lagi aksi anarkis. Namun setelah dibebaskan, massa kembali melempari petugas dengan batu sehingga aparat kembali memukul mundur mereka.

Aksi yang berlangsung lebih dari empat jam itu membuat sejumlah ruas jalan lumpuh total, seperti Jalan Kartini, Siliwangi, Tanda Barat, dan KS Tubun.

Kericuhan baru bisa diredam setelah Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menemui peserta aksi di Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon. Edo menyayangkan adanya perusakan fasilitas publik.

Berita Lainnya  Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : "Saya Akui Bupati Aep Visioner"

“Memang anak-anak muda ini dalam menyalurkan aspirasinya agak berbeda, tapi saya sangat menyesalkan adanya perusakan fasilitas milik daerah maupun umum,” katanya usai audiensi, Sabtu (30/8/2025).

Ia berharap ke depannya aspirasi disampaikan lewat dialog. “Tadi kita fasilitasi untuk berdiskusi juga. Permintaan mereka adalah membebaskan teman-temannya serta penanganan luka-luka yang ada,” tutupnya. (Sumber : Tirto.id)

Ket foto : Kondisi ruang Griya Sawala di DPRD Kota Cirebon pasca dirusak massa (30/08/2025). Foto/Cirebon Banget/Wibawa

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan