Senin, Juni 29, 2026
spot_img

Buang Sampah ke Sungai Bisa Ancam Ekosistem Laut

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Siapa bilang buang sampah di sungai hanya menjadi penyebab banjir dan menganggu ekosistem sekitar. Faktanya, membuang sampah ke sungai juga dapat mengancam ekosistem laut.

Oleh karenanya, Ketua Cipta Pesona Desa, Ahmad Fatoni menghimbau agar masyarakat tak membuang sampah ke sungai. Karena muaranya sampah sungai akan menumpuk di laut. Sehingga banyak mengakibatkan tanaman mangrove dan ekosistem laut mati.

“Saya menghimbau kepada semua masyarakat jangan membuang sampah di sungai. Karena sampah di sungai-sungai itu akan berakhir di laut juga,” tutur Ahmad Fatoni, saat memandu kegiatan penanaman 25 ribu bibit mangrove oleh ASLIK3 Indonesia, di Pantai Muara Baru Cilamaya Wetan, Minggu (1/12/2024).

Berita Lainnya  Perairan Tarumjaya - Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

Penggiat mangrove yang akrab disapa Kang Toni Mangrove ini juga menjelaskan, bahwa panjang Pantai Muara Baru sekitar 3,8 km. Yaitu dengan 800 m yang sudah ditanam konservasi mangrove, dengan total 200 ribuan pohon mangrove yang tertanam.

Dijelaskannya, bibi mangrove yang ditanam sudah dikatakan usia dewasa ketika sudah berumur 3 tahun. Yaitu dimana cabangnya sudah banyak dan akar gantung sudah tumbuh.

“Ketika ada gelombang pasang pun bisa meredam gelombang pasang tersebut,” katanya.

Berita Lainnya  Perairan Tarumjaya - Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

Sementara saat berdiskusi dengan Pengurus ASLIK3 Indonesia, Toni Mangrove berharap Desa Muarabaru bisa menjadi desa tujuan masyarakat dari luar desa. Karena ketika banyak orang berdatangan ke Muarabaru, khususnya dengan tujuan destinasi wisata laut, maka pembangunan Muarabaru akan semakin berkembang.

“Saya meyakini ketika bangak orang datang ke Muarabaru, maka akan jadi perhatian pemerintah, dan pembangunannya akan semakin berkembang dan maju,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dugaan Penculikan oleh Oknum Aparat, Kuasa Hukum Karang Taruna Minta Perlindungan LPSK dan Komnas HAM

PERADI Minta Penyidik Periksa Manajemen PT. Dean Shoes KARAWANG - Terkait kasus dugaan penculikan, penyekapan, dan penganiayaan terhadap Hendro alias Kodok, pengurus Karang Taruna Desa...

‘Anunya’ Sudah Tidak Lagi Berfungsi, Mana Mungkin Lecehkan Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi : “Demi Allah Rasulullah, Saya Sama Sekali Tidak Melakukan…”

KOTA BEKASI - Terkait dugaan pelecehan terhadap 4 anggota perempuannya yang berstatus PPPK, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujana, akhirnya angkat bicara, setelah...

Perairan Tarumjaya – Bekasi Diduga Tercemar Limbah Industri, Nelayan Sampai Menjerit Minta Bantuan Prabowo dan Dedi Mulyadi

BEKASI - Kondisi airnya yang berubah menjadi lebih hitam dan berbau, laut di perairan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga tercemar limbah industri. Akibatnya, para...

Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap identitas lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah...

Gegara Program MBG, Sudah 2 Kali Prabowo-Gibran Disantet Mahasiswa

GEGARA program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang banyak dikecam mahasiswa, Presiden dan Wakik Presiden, Prabowo - Gibran sudah dua kali disantet mahasiswa. Ini bukanlah ritual...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan