Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Tugu Kaleng Kerupuk Rp 7,8 Miliar dan Videotron Rp 1,8 Miliar yang Tak Masuk Akal

Kontroversi Proyek Pemda Karawang yang Bikin Gaduh dan Jadi Cibiran Warganet

KARAWANG – Berdasarkan catatan Redaksi Opiniplus.com, setidaknya ada dua proyek pembangunan Pemda Karawang yang terus disorot publik sampai saat ini, hingga mendapatkan banyak cibiran dari warganet.

Jauh sebelum kontroversi proyek pengadaan videotron Rp 1,8 miliar oleh Diskominfo Karawang, sebelumnya aktivis, pengamat kebijakan hingga warganet juga sempat dibuat geleng-geleng kepala dengan proyek tugu The Window, yaitu sebuah proyek monumental di Bundaran Jalan Interchange Karawang Barat.

Menelang APBD hingga Rp 7,8 miliar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang sempat mengklaim jika tugu The Window akan menjadi kebanggaan masyarakat Karawang, dengan alasan tugu ikon ini hanya ada 3 di dunia, yaitu di Paris, Dubai Frame dan terakhir di Karawang.

Berita Lainnya  KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

Namun demikian, pada kenyataanya simbol tugu The Window yang dinilai tidak ada sangkutpautnya dengan ikon Kota Karawang ini malah banyak mendapatkan kritikan hingga cibiran dari aktivis, pengamat kebijakan, hingga warganet.

Melalui kritikannya di media massa, Ketua LSM Lodaya, Nace Permana pernah menyindir jika tugu The Window lebih mirip seperti ‘Kantong Doraemon’. Bahkan warganet pernah berkomentar jika proyek tugu ini mirip kaleng kerupuk.

The window : jendela berlubang. Maksudnya awas jalan Karawang banyak yang berlubang…

Ewh alus alus na akh kos kaleng sarden kitu…

Mending dibikin tugu biawak bisa dibikin sekecamatan…

Berita Lainnya  Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Mirip kaleng krupuk…

Tidak ada estetik2 nya cuma bangunan persegi panjang. Menyala anggaran…

Demikian beberapa komentar cibiran warganet mengenai keberadaan proyek tugu The Window yang tercatat di Redaksi Opiniplus.com.

Kini, setelah kontroversi tugu The Window, publik Karawang kembali gaduh dengan keberadaan proyek pengadaan videotron Rp 1,8 miliar di sekitar Alun-alun Karawang.

Menjadi kontroversi karena alasan : Pertama, anggaran proyek ini dinilai tidak masuk akal ketika melihat ukuran/besar videotron yang sudah terpampang.

Dan sampai saat ini Diskominfo Karawang belum menjelaskan secara detail mengenai anggaran Rp 1,8 miliar tersebut apakah hanya untuk pengadaan videotronnya saja, atau berikut dengan biaya perawatannya.

Kedua, proyek pengadaan videotron ini juga dinilai tidak sesuai dengan arahan kebijakan Presiden Prabwo mengenai efisiensi anggaran yang tertuang dalam Inpres No. 1 Tahun 2025, yaitu mengurangi belanja negara yang tidak prioritas untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.

Berita Lainnya  Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Terlebih ada himbauan dari Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi mengenai praktek efisiensi anggaran bagi setiap kepala daerah. Yaitu dimana setiap bupati/walikota diharapkan bisa memanfaatkan perkembangan media sosial untuk sosialisasi program dan realisasi pembangunan ke masyarakat, demi menghemat anggaran.

Bukan membuat program-program yang justru bersifat pemborosan anggaran seperti pengadaan videotron Rp 1,8 miliar Diskominfo Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan