Sabtu, September 26, 2026
Google search engine

Dedi Mulyadi Pemimpin Musyrik dan Anti Islam?

DALAM perjalanan karir politik dan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) kerap membuat kebijakan yang kontroversial. Bahkan sebagian publik menilai kebijakan-kebijakan KDM dibuat secara spontan, tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu bersama unsur pemangku kebijakan lain, sebut saja diantaranya seperti unsur legislatif.

Saat menjabat Bupati Purwakarta, KDM sempat difitnah oleh kelompok Ormas islam sebagai ‘Pemimpin Musyrik’, karena banyak membuat patung tokoh pewayangan yang menghiasi seluruh penjuru Kota Purwakarta.

Bahkan saat baru-baru menjabat Gubernur Jabar, KDM membuat kebijakan kontroversial yang akhirnya membuat MUI angkat bicara. Yaitu dimana KDM mengharuskan setiap kepala keluarga melakukan vasektomi sebagai syarat penerimaan Bantuan Sosial (Bansos).

MUI Jabar menyebut jika vasektomi haram dan melanggar syariat islam, selama dilakukan bukan karena alasan medis atau keselamatan nyawa seseorang.

Berita Lainnya  Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Teranyar, KDM mengaku ada orang yang mengebutnya ‘Anti Islam’, hanya karena alasan ia telah mengganti nama Rumah Sakit Al Ihsan Bandung menjadi Rumah Sakit Welas Asih.

“Bahkan saya dianggap sebagai orang yang anti islam, ini menarik banget. Itu adalah tentang perubahan nama Rumah Sakit Al Ihsan menjadi Rumah Sakit Welas Asih,” tutur KDM, dilansir Opiniplus.com dari instagram pribadinya, Jumat (4/7/2025).

Keberadaan Rumah Sakit Al Ihsan yang akan berganti nama menjadi Rumah Sakit Welas Asih.

Menurut KDM, kritikan-kritikan terhadap dirinya ini justru berasal dari warga di luar Jabar, khususnya warga Jakarta. Entah itu datangnya dari pengamat, aktivis, influenzer atau bahkan buzzer sekalipun.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

“Padahal kalau diartikan secara bahasa, Al Ihsan artinya kebaikan. Sementara Welas Asih dalam bahasa arab adalah Ar Rahman dan Ar Rahim. Artinya, antara Al Ihsan dan Welas Asih memiliki makna yang tidak jauh berbeda soal kebaikan,” katanya.

Tetapi seperti biasanya, KDM seperti menganggap kritikan-kritikan tersebut hal biasa saja. Sehingga KDM masih berpikiran positif. Meskipun ia disebut pemimpin anti islam.

“Tentunya otokritik ini baik. Dan yang paling utama adalah di jajaran manajemen rumah sakit, menggunakan nama-nama yang indah harus seiring dengan kualitas pelayanan yang baik. Apalagi menggunakan nama-nama yang itu sakral dan spiritual,” katanya.

Sementara dilansir dari CNN Indonesia, Analisis Hukum Ahli Pertama RSUD Al Ihsan, Zidney Fahmidyan mengatakan, perubahan nama tersebut merupakan arahan dari Gubernur Jabar.

Berita Lainnya  Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

“Sebetulnya untuk tindak lanjut arahan dari Pak Gubernur langsung ya, bahwa harapannya beliau rumah sakit Al-Ihsan itu sudah akan berubah menjadi rumah sakit Welas Asih. Yang dimana untuk pergub, untuk Keputusan Gubernur Jawa Baratnya sudah dari 19 Juni,” kata Zidney, saat diwawancarai wartawan, Selasa (1/7/2025).

Zidney mengatakan pihak manajemen rumah sakit pun telah mulai untuk proses perubahan nama tersebut. “Tinggal pelaksanaan persiapan yang dari bawahnya menuju ke 100 persen,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan