Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Teror Ketuk Pintu di Karawang, Ahli Supranatural Sebut Ada 3 Sosok Pocong Pesugihan Sedang Cari Tumbal

Warga di Perumahan Kosambi Kabupaten Karawang – Jawa Barat dihebohkan dengan aksi teror ketuk pintu di malam hari.

Kabar ini menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya saat dicek rekaman CCTV pada saat kejadian, tidak ada seorang pun yang terlihat mengetuk pintu warga.

Aksi teror ketuk pintu ini tidak hanya dialami satu warga. Melainkan beberapa warga lainnya yang mengalami kejadian serupa secara bersamaan.

Tak ayal peristiwa ini disangkutpautkan dengan hal-hal misterius yang mengundang perhatian ahli supranatural, Ninik Kurinci.

Melalui akun TikTok, Ninik Kurinci membagikan analisisnya mengenai aksi teror ketuk pintu di Kosambi Karawang.

Ninik menyebut aksi teror ketuk pintu ini dilakukan oleh sosok tiga pocong pesugihan milik seseorang. Menurutnya, sosok pocong ini memiliki energi negatif menyerupai banaspati.

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

Namun demikian, aksi teror ketuk pintu ini tidak ada berlangsung lama, hanya akan berlangsung 3 hari.

“Ada tiga sosok yang terlihat dan semuanya milik orang yang memelihara untuk tujuan pesugihan. Sosok-sosok ini identik dengan ilmu hitam dan energi negatif, bahkan salah satunya menyerupai banaspati yang bercahaya merah,” kata Ninik Kurinci.

Menurut Ninik, teror semacam ini bertujuan mencari calon tumbal. Ia memperingatkan masyarakat untuk tidak membuka pintu jika mendengar ketukan mencurigakan di malam hari.

Ninik menyebutkan bahwa puncak aktivitas makhluk-makhluk ini biasanya terjadi menjelang Malam Satu Suro, yakni sekitar tanggal 26 Juni. Ia menambahkan bahwa pelaku pesugihan kerap mencari tumbal menjelang waktu tersebut.

Berita Lainnya  IRT Tewas Bersimbah Darah Jelang Shalat Idul Fitri

Ninik Kurinci juga membagikan sejumlah tips dan langkah antisipasi agar warga tidak menjadi korban:

1. Abaikan ketukan pintu misterius dan jangan membuka pintu.

2. Nyalakan murotal, terutama di malam hari.

3. Bakar bubur merah putih sebagai bentuk ritual pembersihan energi.

4. Tanam daun bidara di depan rumah untuk menetralisir aura negatif.

5. Pelihara kucing hitam, karena dipercaya dapat menyerap energi negatif.

6. Jangan mematikan lampu depan dan lampu kamar mandi selama masa teror.

Jika sudah terlanjur membuka pintu saat terjadi ketukan, Ninik menyarankan untuk segera melakukan proses ruqyah atau pembersihan rumah, baik secara mandiri maupun dengan bantuan ahli.

Berita Lainnya  Ermanto Usman, Dirampok atau Dibunuh Secara Terencana?

Campuran air susu, beras, dan garam kasar juga dapat digunakan untuk membasuh rumah sambil diputar bacaan murotal selama tiga hari berturut-turut. Tujuannya adalah untuk menetralisir energi negatif yang telah masuk ke dalam rumah.

“Kalau pintu sudah terbuka saat ketokan itu terjadi, biasanya akan ada efek seperti sakit yang tidak kunjung sembuh atau kehilangan barang-barang secara misterius,” tambahnya.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi di Karawang. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan tidak panik, serta memperkuat spiritualitas di tengah kejadian mistis yang sedang marak diperbincangkan. ***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan