Jumat, Agustus 14, 2026
spot_img

Terindikasi ‘Caplok’ Lahan Hutan, Pemuda Tani Minta ATR/BPN Karawang Tak Perpanjang HGU Kawasan KIIC

KARAWANG – Terkait dugaan ‘pencaplokan’ ratusan hektar Kawasan Hutan Negara oleh tiga industri atau pabrik di Karawang International Industrial City (KIIC), Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Paguyuban Pemuda Tani Karawang (PPTK) meminta kantor ATR/BPN Karawang, tidak memperpanjang Hak Guna Bangunan (HGU) KIIC.

Ketua PPTK, Wardi menyampaikan, ada sekitar 540 hektar Kehutanan Sosial yang sekitar 280 hektarnyabdiduga masuk dalam Hak Guna Bangunan (HGB) KIIC. Atas persoalan ini, akhirnya masyarakat belum bisa mengelola kawasan hutan negara tersebut dengan maksimal.

Berita Lainnya  Dugaan Malapraktik di Klinik Zhafira Zafira Karawang Berakhir dengan Damai

Berdasarkan hasil audiensi dengan ATR/BPN Karawang pada Kamis (13/8/2026), disepakati beberapa point notulensi. Yaitu dimana PPTK meminta ATR/BPN Karawang mengundang audiensi KIIC yang terindikasi masuk ke dalam Kawasan Hutan Negara, paling lambat akhir Agustus 2026.

“PPTK juga Minta ATR/BPN Karawang tidak memperpanjang HGU KIIC yang terindikasi masuk ke dalam kawasan hutan,” tutur Wardi, saat berada di kantor ATR/BPN Karawang.

Wardi menambahkan, sebenarnya persoalan ini pernah dibahas di rapat dengar pendapat DPRD Karawang. Dimana saat itu pihak KIIC mengklaim telah membeli tanah tersebut, sehingga terbitlah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Berita Lainnya  Protes Pemadaman Listrik Bergilir, Pendemo Tumpahkan Bangkai Ayam

Anggota PPTK, Deden Sopian mengamini jika persoalan ini sebenarnya sudah pernah dibahas di Komisi I DPRD Karawang. Tetapi berhubung tahun 2020 saat ini berbarengan dengan covid-19, akhirnya jadwal inspeksi mendadak (sidak) yang akan dilakukan DPRD Karawang tertunda sampai saat ini.

“Tapi dokumentasinya masih ada di Komisi I. Tapi setelah ini (audiensi dengan ATR/BPN), paling lambat akhir Agustus ini KIIC akan dipanggil kembali,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Terlibat Perselisihan, 2 Pria di Cimahi Bersimbah Darah di Sebuah Kontrakan

CIMAHI - Warga Kampung Lembur Sawah, RT 05/RW 16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi digegerkan dengan penemuan dua orang dalam kondisi terluka...

Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Tolak Restorative Justice

BEKASI - Fendy, korban pengeroyokan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno dan dua orang lainnya menolak upaya restorative justice (RJ). Upaya RJ itu disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan