Selasa, Juni 2, 2026
spot_img

Beredar Isu Miring Oknum Anggota DPRD Karawang Partai Islam Disebut Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

KARAWANG – Ditengah opini publik mengenai ‘Karawang Darurat Pedofil Anak’, tiba-tiba beredar kabar ada oknum Anggota DPRD Karawang dari Partai Islam yang dipolisikan, gegara diduga mencabuli anak di bawah umur.

Kabar miring yang belum terkonfirmasi kebenaran ini berawal saat salah seorang tokoh pergerakan senior Karawang, Asep Irawan Syafei membuat status facebook di akun @Kang Ais Irawan Syafei.

katanya partai Islami, anti korupsi dll
ngomong ‘ana antum.. ana antum..”

jual beli proyek dinormalisasi, zinah dianggap biasa, anak dibawah umur disikat juga..!

OKNUM yg merusak Islam

#konoha

Tulis Kang Ais, dalam status facebok pribadinya.

Sontak, status facebook Kang Ais ini diserbu netizen yang merasa penasaran.

Waduh.. Ana konon sing kaya kue kuh? 🤔

Klo yg di salah kan oknum per orangan nya…jangan lah bawa bawa partai nya…jangan lah bawa bawa bahasa nya…

Berita Lainnya  Ada Oknum Jual Nama KDM, Abang Ijo : "Bang Jo Khodam-nya Dedi Mulyadi"

Bukan dong inisialnya saudaraku Kang Ais Irawan Syafei …?

Laporkan, Viralkan, gak usah ragu dgn manusia macam gitu mah

Demikian beberapa komentar netizen yang merasa penasaran.

Status facebook Kang Ais yang juga meneruskan status facebook H. Sukur Mulyono.

Kabar atau isu miring ini semakin membuat penasaran publik. Terlebih sudah menjadi perbincangan hangat di beberapa kalangan para aktivis dan wartawan.

Terlebih sebelumnya, Kang Ais sempat memposting ulang status facebook H. Sukur Mulyono, Direktur LBH Kompak Law Firm yang secara kebetulan sedang menangani beberapa kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Salah satu kasusnya yaitu pelaku pencabulan oknum security di salah satu hotel di Karawang yang dimana pelaku kini sudah diamankan Satres PPA dan PPO Polres Karawang.

Terlebih, status facebook H. Sukur Mulyono tersebut juga menyebut-nyebut ‘Gedung DPRD’ sebagai pesan implisit statusnya.

Berita Lainnya  Dari Rebutan Anggaran hingga Merasa Paling Penting, AHY Sentil Kerja Kementerian Era Prabowo

Karawang
Darurat Predator anak
Para Pedopil berkeliaran
Dari Securiti sampai
Gedung DPRD .
Next tanggal main nya kita Bongkar!!!

Tulis status facrbook Sukur Mulyono, yang diteruskan oleh Kang Ais.

Di lain pihak, Redaksi Opiniplus.com mencoba melakukan konfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA) kepada Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin mengenai isu miring ini. Tetapi hingga berita ini masuk meja redaksi, belum ada jawaban konfirmasi resmi dari yang bersangkutan.

Begitupun upaya konfirmasi serupa dilakukan kepada Kapoles Karawang melalui Kasi Humas, IPDA Cep Wildan. Khususnya mengenai pertanyaan apakah benar adanya laporan kasus dugaan pencabulan anak yang melibatkan oknum DPRD Karawang dari Partai Islam.

Namun demikian, upaya konfirmasi inipun masih berbuah nihil.

Berita Lainnya  Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

Kini publik masih menantikan kebenaran informasi mengenai isu miring di kalangan wakil rakyat Karawang ini. Terlebih kabar ini disebut menyangkut ‘marwah’ lembaga DPRD Karawang.

Jika benar kabar miring ini terjadi adanya, maka pernyataan H. Sukur Mulyono – Direktur LBH Kompak Law Firm mengenai ‘Karawang Darurat Pedofil Anak’ dapat diamini.

Karena kasus pencabulan anak di Karawang ternyata bukan hanya terjadi di lingkungan masyarakat biasa. Melainkan pelakunga juga ada di kalangan oknum pejabat Karawang.***

Ket foto : ilustrasi gambar oknum Anggota DPRD Karawang yang diduga dipolisikan karena menjadi terduga kasus pencabulan anak di bawah umur.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Karawang Darurat Pedofil Anak, Kompak Law Firm Minta DP3A dan KPAI Lebih Pro Aktif

KARAWANG - Terhitung dalam satu bulan terakhir pada periode Mei 2026, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kompak Law Firm mencatat ada empat laporan atau aduan...

LBH Arya Mandalika Desak Kejagung Tetapkan P21 Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika menyatakan sikap tegas dan mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), agar segera menetapkan status P21...

PERADI Minta Kejari Kembalikan Duit Sitaan Rp 101 Miliar ke Kas Daerah, Askun : “Jangan Langsung ke Rekening Petrogas”

KARAWANG - Praktisi hukum dan pengamat kebijakan, Asep Agustian, SH., MH., meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengembalikan Rp 101 miliar 'uang sitaan' kasus...

Tokoh Muda Golkar Dorong ‘Mas Bahlil Ganteng’ Nyapres 2029

KARAWANG - Fenomena lagu viral MBG = Mas Bahlil Ganteng bertajuk 'My Little Bolu Ketan' masih menjadi tranding penggunaan backsoun di media sosial. Tokoh Muda...

Mantan Caleg di Cirebon Paksa Seorang Kakek Berhubungan Sesama Jenis, Pelaku Rekam Adegan untuk Konten Asusila

CIREBON - Dua kali gagal menjadi wakil rakyat, H (43) seorang mantan calon legislatif (caleg) yang berdomisili di Kecamatan Kejaksan - Kota Cirebon, terpaksa...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan