Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi berencana menutup permanen dua perlintasan sebidang kereta di kawasan Ampera dan Bulak Kapal sebagai langkah lanjutan setelah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, pemerintah akan menutup perlintasan tersebut setelah pembangunan flyover di Bulak Kapal selesai.

“Kami tutup permanen Ampera dan Bulak Kapal. Tapi tentu diawali dengan pembangunan flyover di Bulak Kapal,” kata Tri, dikutip Kamis, 30 April 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah mengambil langkah itu dengan mempertimbangkan efektivitas pergerakan kendaraan serta kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Sebab, dua perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Bulak Kapal dan Ampera merupakan akses jalan yang terbatas, tetapi ramai dilalui kendaraan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kepadatan jika perlintasan tetap dipertahankan.

Tri menyatakan, pembangunan flyover ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan, mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, percepatan proyek jalan layang itu sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“Karena memang proses pembangunan itu enam bulan. Jadi kalau misalnya uangnya seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, akan ada Banpres (Bantuan Presiden), kan langsung bisa dikerjakan,” kata dia.

Berita Lainnya  Dugaan Malapraktik Persalinan, Klinik Zhafira Zarifa Karawang Disomasi Kuasa Hukum Pasien

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan banyak perlintasan kereta di berbagai daerah belum memiliki sistem pengamanan memadai dan perlu segera dibenahi.

Pemerintah pusat juga telah menyetujui pembangunan jalan layang untuk mengurangi risiko kecelakaan setelah tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

“Pemda Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting dan mendesak, jadi saya sudah setujui dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden,” ujar Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Selasa lalu.

Berita Lainnya  Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan, dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp 4 triliun.

“Kami perintahkan segera, kami akan segera memperbaiki semua, apakah akan dilakukan pos jaga atau bagaimana nanti pelaksanaannya akan kami tunjuk,” ujar Prabowo.***

Sumber : Tempo

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Drag Race Maut’, 6 Penonton Meninggal, 11 Lainnya Luka-luka

SULAWESI - Sebanyak enam orang meninggal dunia dan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, dalam insiden 'Drag Race Maut' pada ajang...

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan