Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Bupati Aep: Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumpung Pangan Nasional

KARAWANG – Memiliki luas Lahan Baku Sawah (LBS) sebesar 99.737,31 hektar berdasarkan SK Menteri ATR/BPN Tahun 2025, Kabupaten Karawang memastikan untuk terus memperkuat identitasnya sebagai Lumbung Pangan Nasional.

Terlebih, identitas ini juga diperkuat dengan Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang menegaskan bahwa LP2B Karawang mencapai 87.253 hektare, atau sekitar 88,10% dari total LBS yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Bahkan LP2B Karawang ini melebihi harapan pemerintah pusat yang sebenarnya hanya menargetkan 87% dari total LBS.

Berita Lainnya  Mendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemerintah Daerah yang Dukung Program MBG

“Alhamdulillah, langkah kami untuk mempertahankan lahan baku sawah mendapat dukungan dan diperkuat
oleh pemerintah pusat,” tutur Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, usai mengikuti rakor di Ruang Rapat Prambanan Lantai 1 kantor ATR/BPN di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Bupati Aep bersama sejumlah kepala daerah lainnya di Jawa Barat, saat mengikuti Rakor di Kementerian ATR/BPN.

Disampaikannya, Pemkab Karawang berkomitmen untuk menjaga kawasan
tanaman pangan sebagai prioritas utama perlindungan.

Sehingga melalui Rakor ini, pihaknya mendorong penguatan regulasi dan pengawasan lahan sawah, dengan sinergi
bersama pemerintah pusat melalui ATR/BPN, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berita Lainnya  Rocky Gerung : ‎“Semua Pemain Bola Bagus dari Afrika karena MBG”

“Seluruh langkah ini juga akan terintegrasi dalam proses revisi RTRW Kabupaten Karawang,” tuturnya.

Lebih dari itu, perhatian Pemkab Karawang juga tertuju pada kesejahteraan petani. Dukungan akan terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pertanian,
peningkatan kualitas irigasi, serta modernisasi di sektor pertanian.

“Karawang harus tetap menjadi lumbung pangan nasional. Kita jaga lahannya, kita kuatkan petaninya, dan kita pastikan keberlanjutannya untuk generasi
mendatang,” tandas Bupati Aep.***

Ket foto headline : Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – Tugu Tani dan Tugu Padi di Karawang.

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam...

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan