Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Hari Tari Sedunia, Ribuan Penari Padati Kawasan CFD Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu (26/4/2026) pagi tadi berubah menjadi panggung seni raksasa.

Ribuan penari dari berbagai komunitas tumpah ruah, mengubah area olahraga mingguan tersebut menjadi lautan manusia yang sarat dengan energi budaya.

Aksi tari kolosal ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia. Tak hanya sekadar olahraga, suasana CFD kali ini benar-benar hidup dengan irama tradisional yang dibalut sentuhan modern.

Puncak kemeriahan terjadi saat penampilan tari Ronggeng Nyentrik dipentaskan. Gerakan yang enerjik, ekspresif, dan penuh karakter berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung.

Berita Lainnya  Masyarakat Tandatangani Petisi Dukungan 'Kawasan Tanpa Rokok'

Warga yang tadinya asyik berolahraga atau sekadar berjalan santai, tampak rela berhenti sejenak untuk mengabadikan momen dan ikut larut dalam irama.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama Wakil Wali Kota, Abdul Harris Bobihoe, tampak hadir di tengah kerumunan memberikan apresiasi langsung kepada para penampil.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri Adhianto di sela-sela kegiatan.

Tri Adhianto menegaskan bahwa Ronggeng Nyentrik adalah salah satu aset warisan budaya yang akan terus dikawal oleh Pemkot Bekasi. Tak hanya berhenti di panggung pertunjukan, pemerintah kini tengah merancang ruang pelestarian yang lebih permanen.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

“Kami berkomitmen menghadirkan ruang pelestarian, seperti perpustakaan dan museum budaya. Ini penting sebagai penguatan identitas daerah agar generasi muda tidak kehilangan akar budayanya,” tambahnya.

Antusiasme warga pagi ini menjadi bukti bahwa ruang publik seperti CFD memiliki potensi besar untuk menjadi wadah interaksi sosial dan pelestarian nilai-nilai lokal. Bagi Tri, budaya adalah nyawa yang mampu mempererat kebersamaan di tengah pesatnya pembangunan Kota Bekasi.

“Budaya mampu menghidupkan ruang publik dan menjadi identitas kuat bagi Bekasi sebagai kota yang terus bergerak dan berkembang,” pungkasnya.

Berita Lainnya  BRI Cabang Karawang Disomasi Pengusaha, Gegara Diduga Salah Menjual Objek Lelang

Hingga menjelang siang, kemeriahan CFD masih terasa. Jalan Ahmad Yani yang biasanya dipenuhi pelari dan pesepeda, kali ini menyisakan kesan manis tentang bagaimana identitas lokal tetap bisa eksis di tengah hiruk-pikuk kota industri.***

Sumber : gobekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan