Selasa, November 3, 2026
Google search engine

Diduga Jadi Korban Perampokan, Nenek di Subang Tewas dalam Kondisi Tangan dan Kaki Terikat

SUBANG – Suasana tenang di kawasan Pantura Subang mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kabar penemuan sesosok mayat menyebar cepat di Dusun Rancaudik, Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan.

Warga dibuat geger oleh kondisi korban yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya, dengan tangan dan kaki terikat.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Malam yang seharusnya sunyi berubah menjadi mencekam saat suami korban pulang dari menghadiri acara syukuran haji.

Alih-alih disambut seperti biasa, ia justru mendapati istrinya, Tarsiah (72), telah tergeletak tak bernyawa di atas kasur.

Kondisinya mengenaskan, tangan dan kaki terikat menggunakan kain kerudung, bahkan tubuhnya sempat tertutup kasur, memperkuat dugaan adanya kekerasan sebelum kematian.

Berita Lainnya  Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

Keesokan harinya, Kamis (16/4/2026), petugas Inafis Polres Subang turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan.

Polisi masih bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap misteri di balik kematian korban.

“Masih dalam penyelidikan, mohon doanya,” ujar Kasi Humas Polres Subang, AKP Edi Juhedi singkat.

Kesaksian warga sekitar menambah nuansa pilu dari kejadian ini. Ketua RT setempat, Masliah, mengaku mendapat kabar tersebut menjelang tengah malam dan langsung menuju rumah korban.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

“Saya dibangunin jam 11 malam, disuruh lihat istri pak haji (korban) pas ke sana sudah meninggal, kata pak haji tangan dan kakinya terikat, tertutup kasur juga, kematiannya tak wajar,” ujarnya.

Dugaan sementara mengarah pada aksi perampokan yang disertai pembunuhan. Kondisi rumah yang berantakan serta hilangnya uang tunai sekitar Rp30 juta dan perhiasan emas seberat kurang lebih 50 gram memperkuat indikasi tersebut.

Pelaku diduga memanfaatkan situasi rumah yang sepi untuk melancarkan aksinya.

“Lemari acak-acakan, katanya uang tunai dan perhiasan sudah hilang dirampok,” kata Masliah.

Tangis Keluarga Korban

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Tangis pecah di sekitar rumah, sementara rasa takut dan cemas menyelimuti warga sekitar. Ratnengsih, anak tiri korban, bahkan tak kuasa menahan kesedihan saat mencoba memahami apa yang terjadi.

Berita Lainnya  Istri dan Anak Asal Bogor Dibunuh Suami Siri, Dicekik - Dibakar hingga Dimasukan ke Penggilingan Daging

“Gak tau, saya enggak boleh lihat sama anak,” ujarnya dengan suara bergetar.

Hingga Kamis siang, garis polisi masih terpasang di rumah korban yang kini tertutup rapat. Aparat dari Polsek Binong dan Polres Subang terus melakukan penyelidikan intensif.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

JAKARTA - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia sekaligus Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo (adik Presiden Prabowo Subianto), memberikan pernyataan terkait potensi ekonomi informal dalam...

Heboh Jasad Bayi Berubah Jadi Bantal Guling Saat akan Dimakamkan

BONTANG - Kasus menghebohkan terjadi di Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Yaitu dimana jasad seorang bayi berubah menjadi bantal guling saat...

Polda Metro Jaya Sampaikan Permohonan Maaf, Sebut akan Selidiki ‘Mahasiswa Gadungan’

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf soal polemik 'Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026' yang digelar di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Polda Metro...

PNS di Bandung Meninggal Dunia, Setelah Pergoki Pencurian Ayam Bangkok

BANDUNG - Seorang warga berinisial DYZ (64 tahun) yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal dunia, setelah memergoki pencurian ayam bangkok di kediamannya...

Warga Lagi Asik Ngopi Tiba-tiba Ditampar, Kapolres Kapuas Hulu Sampaikan Permohonan Maaf

KAPUAS HULU - Setelah videonya viral di media sosial, Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wisnu Perdana Putra, menyampaikan permohonan maaf setelah menampar seorang warga bernama...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan