Sabtu, September 19, 2026
spot_img

Diduga Jadi Korban Perampokan, Nenek di Subang Tewas dalam Kondisi Tangan dan Kaki Terikat

SUBANG – Suasana tenang di kawasan Pantura Subang mendadak berubah menjadi kepanikan ketika kabar penemuan sesosok mayat menyebar cepat di Dusun Rancaudik, Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan.

Warga dibuat geger oleh kondisi korban yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya, dengan tangan dan kaki terikat.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/4) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Malam yang seharusnya sunyi berubah menjadi mencekam saat suami korban pulang dari menghadiri acara syukuran haji.

Alih-alih disambut seperti biasa, ia justru mendapati istrinya, Tarsiah (72), telah tergeletak tak bernyawa di atas kasur.

Kondisinya mengenaskan, tangan dan kaki terikat menggunakan kain kerudung, bahkan tubuhnya sempat tertutup kasur, memperkuat dugaan adanya kekerasan sebelum kematian.

Berita Lainnya  Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

Keesokan harinya, Kamis (16/4/2026), petugas Inafis Polres Subang turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan.

Polisi masih bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna mengungkap misteri di balik kematian korban.

“Masih dalam penyelidikan, mohon doanya,” ujar Kasi Humas Polres Subang, AKP Edi Juhedi singkat.

Kesaksian warga sekitar menambah nuansa pilu dari kejadian ini. Ketua RT setempat, Masliah, mengaku mendapat kabar tersebut menjelang tengah malam dan langsung menuju rumah korban.

Berita Lainnya  Pria Asal Jakarta Diamankan Polisi, Setelah Diduga Curi Sejumlah Rok Ajak SD

“Saya dibangunin jam 11 malam, disuruh lihat istri pak haji (korban) pas ke sana sudah meninggal, kata pak haji tangan dan kakinya terikat, tertutup kasur juga, kematiannya tak wajar,” ujarnya.

Dugaan sementara mengarah pada aksi perampokan yang disertai pembunuhan. Kondisi rumah yang berantakan serta hilangnya uang tunai sekitar Rp30 juta dan perhiasan emas seberat kurang lebih 50 gram memperkuat indikasi tersebut.

Pelaku diduga memanfaatkan situasi rumah yang sepi untuk melancarkan aksinya.

“Lemari acak-acakan, katanya uang tunai dan perhiasan sudah hilang dirampok,” kata Masliah.

Tangis Keluarga Korban

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Tangis pecah di sekitar rumah, sementara rasa takut dan cemas menyelimuti warga sekitar. Ratnengsih, anak tiri korban, bahkan tak kuasa menahan kesedihan saat mencoba memahami apa yang terjadi.

Berita Lainnya  Kelabuhi Aparat, Pengedar Obat Keras di Bekasi Gunakan Mobil Keliling

“Gak tau, saya enggak boleh lihat sama anak,” ujarnya dengan suara bergetar.

Hingga Kamis siang, garis polisi masih terpasang di rumah korban yang kini tertutup rapat. Aparat dari Polsek Binong dan Polres Subang terus melakukan penyelidikan intensif.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Geram dan Sindir Pakar : “Saking Pintarnya Jadi Goblok…!”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan keras kepada pihak yang disebutnya sebagai "pakar", ketika menyampaikan pidato dalam perayaan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional...

Prabowo : “Biaya Pendidikan Sekolah Negeri hingga Universitas Harus Gratis”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan...

Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

BANDUNG - Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berinisial AS (49) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung setelah diduga...

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahardiansyah menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta klarifikasi terkait pemberian gift atau saweran saat...

Hukum

Febrie Adriansyah: “Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya”

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meyakini Presiden Prabowo Subianto mendapat informasi yang keliru soal kasus yang menjeratnya. "Dan saya yakin...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan