Kamis, September 24, 2026
Google search engine

ASN Karawang ‘Ngantor’ Pakai Sepeda, Mobil Dinas Hanya untuk Perjalanan Jarak Jauh

KARAWANG – Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dalam rangka menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menghimbau agar para ASN yang tempat tinggalnya dekat kantor, agar ‘ngantor’ menggunakan sepeda.

“Opsi yang pertama itu memang Pak Bupati yang sudah mengimbau dari awal bagi ASN yang dekat bisa menggunakan sepeda. Ini bagi yang jarak dari tempat kerja ke rumah itu dekat ya, tidak jauh, maksimal 5 kilometer,” kata Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, dilansir dari Kompas, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, Bupati Karawang juga mengeluarkan kebijakan untuk memusatkan penyimpanan mobil dinas di Galery Bale Indung Nyi Pager Asih. Dan penggunaan mobil dinas hanya diperbolehkan untuk keperluan dinas luar atau perjalanan jarak jauh dengan sistem berbagi kendaraan.

Berita Lainnya  KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : "Ekspresi Tidak Bisa Berbohong"

“Jika kemudian ada dinas keluar atau ke daerah yang jaraknya jauh, maka bisa menggunakan mobil dinas. Itu pun bisa digunakan berbarengan, artinya tidak satu orang satu mobil dinas,” terang Asep Aang.

Adapun terkait jadwal penerapan Work From Home (WFH), Pemkab Karawang masih menunggu kebijakan Pemerintah Pusat. Jika tidak ada penyeragaman secara nasional, Pemkab menyiapkan opsi pelaksanaan pada hari Rabu untuk menghindari penyalahgunaan waktu libur panjang (long weekend).

Berita Lainnya  Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

“Senin-Selasa kita bekerja, Rabunya WFH, Kamis-Jumat bekerja lagi, itu opsi yang sudah disiapkan. Namun dalam hal ini ada poin penting, apalagi kalau misalkan di hari Jumat menyikapi, jangan-jangan dipakai untuk long weekend,” katanya.

Disampaikan Asep Aang, aturan ketat WFH juga diterapkan lewat Aplikasi SIAP. Meskipun bekerja dari rumah, ASN wajib mengikuti standard operating procedure (SOP) yang ketat melalui aspek digital.

Pengawasan dilakukan secara berjenjang mulai dari absensi pagi pukul 07.45 WIB melalui aplikasi SIAP, hingga laporan individu harian sore hari. ASN juga diwajibkan mengikuti briefing pagi pada pukul 07.45 – 08.15 WIB dan midday meeting pada pukul 12.30 – 12.45 WIB untuk memastikan koordinasi tetap berjalan.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Dengan kebijakan ini, Pemkab Karawang memprediksi penghematan BBM rutin pada April 2026 bisa mencapai Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan