BEKASI – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapas Kelas IIA Bekasi berlangsung khidmat.
Ratusan warga binaan bersama jajaran petugas melaksanakan Sholat Idul Fitri berjamaah di lapangan dalam area lapas, Jumat (21/3/2026).
Momentum hari kemenangan ini dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan keimanan sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Usai pelaksanaan salat, Lapas Kelas IIA Bekasi memberikan Remisi Khusus Idul Fitri kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan data per 21 Maret 2026, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak 1.421 orang. Rinciannya, 1.151 narapidana dan 270 tahanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.092 narapidana dan 253 tahanan beragama Islam.
Sebanyak 927 warga binaan diusulkan menerima remisi. Dengan rincian, Remisi Khusus I (RK I) sebanyak 916 orang dan Remisi Khusus II (RK II) sebanyak 11 orang. Dari total tersebut, 8 warga binaan langsung bebas tepat di Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Lapas Kelas IIA Bekasi, Dedy Cahyadi, secara simbolis menyerahkan surat keputusan remisi kepada perwakilan warga binaan.
“Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi atas komitmen warga binaan dalam memperbaiki diri dan aktif mengikuti program pembinaan,” ujar Dedy.
Ia berharap, pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berperilaku baik dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
“Harapan kami, ini menjadi semangat baru bagi mereka untuk berubah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ungkap dia.
Dedy juga menegaskan bahwa proses pemberian remisi dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi yang berlaku, dengan tetap menjunjung tinggi aspek keadilan.
Selain itu, dalam rangka perayaan Idul Fitri, pihak lapas juga membuka layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan. Seluruh persiapan telah dilakukan guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Kami telah menyiapkan layanan kunjungan secara matang. Ruang kunjungan dibuat nyaman, ber-AC, dan didukung petugas yang siap memberikan pelayanan maksimal,” jelas dia.
Layanan kunjungan ini dibuka secara tertib dan humanis, agar warga binaan dapat bersilaturahmi dengan keluarga di momen Lebaran.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus semangat baru bagi warga binaan dalam menjalani masa pidana, serta memperkuat nilai kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan.***
Sumber : pojoksatu.id










