Senin, April 13, 2026
spot_img

Kerja Sama dengan Ewindo, Pemkab Purwakarta Perkuat Ekosistem Pertanian

PURWAKARTA – Dalam upaya memperkuat ekosistem pertanian daerah yang lebih terintegrasi, Pemkab Purwakarta – Jawa Barat menandatangani kerja sama strategis dengan Ewindo, Rabu (18/2/2026)

Kerja sama ini akan berfokus pada dua program utama, yaitu penguatan ‘Kebun Istimewa’ sebagai pusat edukasi dan praktik pertanian, serta implementasi Program Sekolah Berkebun yang memperkenalkan dasar-dasar pertanian dan pemahaman rantai pangan kepada siswa sejak dini.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang  menjadi perhatian nasional.

Pemkab Purwakarta melihat bahwa peningkatan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pembentukan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Berita Lainnya  Bupati Aep : Kita Bukan Superman, Kita Adalah Superteam

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) menyampaikan, bahwa isu regenerasi pertanian harus dipandang sebagai agenda strategis jangka panjang.

“Regenerasi petani merupakan isu nasional, bukan hanya isu daerah. Jika kita ingin mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, maka investasi terbesar harus membangun SDM dan sistemnya,” tuturnya.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Purwakarta berkontribusi dalam agenda tersebut.  Selain aspek edukasi, kolaborasi ini juga diarahkan untuk menyelaraskan potensi produksi hortikultura daerah dengan kebutuhan pasar, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berita Lainnya  ASN Karawang 'Ngantor' Pakai Sepeda, Mobil Dinas Hanya untuk Perjalanan Jarak Jauh

Sehingga penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga pada distribusi dan keberlanjutan sistem pangan.

Dalam rangkaian kegiatan, Om Zein dan jajarannya juga meninjau fasilitas produksi dan riset Ewindo untuk melihat secara langsung proses pengembangan varietas hortikultura yang adaptif terhadap kondisi agroklimat dan kebutuhan petani di lapangan.

Sementara itu, Glenn Pardede, Managing Director Ewindo menegaskan bahwa kontribusi sektor swasta dalam pertanian perlu dilihat dalam perspektif yang lebih luas.

Berita Lainnya  DAU hingga Dana Desa Bisa Biayai Kopdes Merah Putih

“Kami percaya kontribusi industri pertanian tidak berhenti pada penyediaan benih. Yang lebih penting adalah membangun ekosistem untuk memastikan inovasi diikuti edukasi, produktivitas diikuti keberlanjutan, dan pertanian tetap relevan bagi generasi berikutnya,” paparnya.

Menurutnya, pendekatan ekosistem untuk ketahanan pangan dalam kerja sama ini mencerminkan pendekatan pembangunan pertanian berbasis ekosistem, Penguatan dilakukan melalui sinergi kebijakan, inovasi, dan transfer pengetahuan.***

Sumber : Media Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

KDM Minta Samsat Tiru Perbankan, Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit

BANDUNG - Layanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat seluruh Jawa Barat, harus bisa seperti di Perbankan yang efektif dan efisien. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar,...

KPK Sebut Uang Ratusan Juta Disita dari Kamar Pribadi Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan lokasi penemuan uang ratusan juta yang disita terkait penggeledahan rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Disebutkan, barang...

Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

BANDUNG - Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada. Usai membeli...

Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

ISU penyimpangan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Karawang kembali ramai, pasca statement salah satu anggota dewan yang mengusulkan parkir gratis di RSUD Karawang. Perdebatan...

Hukum

Kejari Bekasi Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti rampasan negara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan