Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Pemkab Subang Resmi Cabut Status Darurat Banjir Pantura

SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang resmi mencabut status Tanggap Darurat Bencana Banjir Pantura. Keputusan ini diambil dalam Rapat Koordinasi Pasca-Bencana di Kantor Bupati Subang, Jumat (6/2/2026).

Meski status darurat berakhir, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey) menegaskan bahwa pekerjaan besar baru saja dimulai, yakni fase transisi menuju pemulihan total.

Kang Rey memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian yang luluh lantak. Berdasarkan data Dinas Pertanian, sekitar 4.059 hektar sawah terdampak banjir.

Bupati meminta jajarannya tidak hanya menyajikan angka, tetapi melakukan validasi data yang akurat di lapangan.

“Kondisi memang membaik, tapi kita harus pikirkan nasib petani. Berapa kerugian riil mereka? Data ini harus valid agar bantuan dari pemerintah maupun skema asuransi pertanian tepat sasaran,” tegas Kang Rey, dilansir dari PikiranRakyat.com.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Siapkan 3 Langkah Penataan Pasar Tumpah Cikarang

Strategi Tanggul 8 Meter, Normalisasi dan Embung

Terkait infrastruktur, Kang Rey menyoroti kondisi tanggul Sungai Cipunagara yang kian menipis dan rawan jebol. Mengingat keterbatasan anggaran pusat melalui BBWS, Pemkab Subang akan mengambil langkah mandiri untuk titik-titik yang paling mendesak (urgent).

“Saya sudah mengusulkan peninggian tanggul hingga delapan meter agar Pamanukan tetap aman saat debit air ekstrem. Sambil menunggu intervensi pusat, kita gerakkan sumber daya yang ada, termasuk dana CSR perusahaan,” tambahnya.

Berita Lainnya  Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Pemkab Bekasi Tandatangani MoU PSEL dengan Danantara

Selain tanggul, pembangunan embung dan normalisasi sungai menjadi agenda jangka panjang yang mulai dikaji serius. Kabar baik bagi warga yang rumahnya rusak akibat terjangan air.

Bantuan dari Rans Entertainment (Raffi Ahmad dan Nagita Slavina) akan difokuskan untuk rehabilitasi bangunan. Kang Rey menginstruksikan para Camat untuk mendata rumah warga dengan teliti.

“Bantuan ini harus tepat sasaran. Jangan sampai tumpang tindih dengan program Rutilahu. Fokuskan pada kerusakan akibat banjir agar warga bisa kembali tinggal dengan layak,” perintah Bupati.

Sementara Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin, melaporkan bahwa banjir kali ini melanda 9 kecamatan dan berdampak pada 77.426 jiwa.

Berita Lainnya  Jawa Barat Bakal Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, ini Penjelasan Pemprov

Meski 23.833 rumah sempat terendam dan ribuan hektar tambak terdampak, penanganan terpadu berhasil mencatatkan zero casualty atau tanpa korban jiwa.

Di lain sisi, Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana, mengapresiasi kinerja cepat Pemkab, TNI-Polri, dan relawan.

Ia berharap momen pemulihan ini menjadi titik balik bagi Subang untuk membangun sistem pencegahan banjir yang lebih permanen, termasuk melalui skema asuransi bagi para petani di zona rawan.***

Sumber : PikiranRakyat.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aparat Gabungan Hentikan Galian Tanah Merah Ilegal di Patokbeusi – Subang

SUBANG - Aparat gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, menggentikan aktivitas galian tanah diduga ilegal,...

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hukum

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan