Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

Sakit Hati Ibunya Kerap Alami KDRT, Siswa di Karawang ‘Membabi-buta’ Tusuk Ayah Kandung

KARAWANG – Sebuah peristiwa aksi kriminal menggemparkan terjadi di salah satu perumahan di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Yaitu dimana seorang anak yang masih duduk dibangku SLTA membuat ayah kandungnya jatuh tersungkur dalam kondisi bersimbah darah, akibat ditusuk dengan menggunakan sebilah pisau dapur.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/1/2026) dini hari, yaitu dimana pelaku terbangun dari tidurnya setelah mengalami mimpi buruk yang melibatkan ayah dan ibu kandungnya. Dalam mimpinya, pelaku melihat sang ibu terlihat kecil sambil menangis (rapuh).

Berita Lainnya  Pria Asal Subang Ditemukan Tewas di Garut, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Takut mimpinya menjadi kenyataan, akhirnya pelaku mengambil sebilah pisau di dapur dan langsung masuk kamar korban. Dalam kondisi gelap, pelaku membabi-buta mengayunkan sebilah pisau yang dipegangnya ke bagian tubuh korban secara acak.

Alhasil, korban mengalami sejumlah luka robekan di bagian wajah, leher, dada hingga kaki. Beruntung korban masih bisa berteriak meminta tolong yang akhirnya mengundang perhatian tetangga dan warga sekitar.

Korban kemudian dilarikan warga ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku diamankan warga dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Bongkar Korupsi Ade Kunang, Jaksa KPK Siapkan 80 Saksi

Berdasarkan olah TKP, untuk sementara polisi mengungkap motif peristiwa kriminal ini. Yaitu dimana pelaku diduga sakit hati kepada korban. Karena korban diduga sering melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap ibunya.

“Berdasarkan keterangan sementara, kejadian bermula saat pelaku terbangun dari tidurnya dan mengalami mimpi buruk yang melibatkan korban dan ibunya. Pelaku kemudian merasa takut mimpi tersebut menjadi kenyataan. Lalu mengambil pisau dapur dan mendatangi
kamar korban yang saat itu sedang tertidur,” tutur Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan, kepada awak media.

Berita Lainnya  Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Dalam perkara ini, polisi terus meminta keterangan dari sejumlah saksi. Beberapa barang bukti seperti pisau dapur dan pakaian milik korban yang penuh lumuran darah juga diamankan. (Dari Berbagai Sumber***)

Ket foto : ilustrasi Redaksi Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan