Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Sakit Hati Ibunya Kerap Alami KDRT, Siswa di Karawang ‘Membabi-buta’ Tusuk Ayah Kandung

KARAWANG – Sebuah peristiwa aksi kriminal menggemparkan terjadi di salah satu perumahan di wilayah Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Yaitu dimana seorang anak yang masih duduk dibangku SLTA membuat ayah kandungnya jatuh tersungkur dalam kondisi bersimbah darah, akibat ditusuk dengan menggunakan sebilah pisau dapur.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (28/1/2026) dini hari, yaitu dimana pelaku terbangun dari tidurnya setelah mengalami mimpi buruk yang melibatkan ayah dan ibu kandungnya. Dalam mimpinya, pelaku melihat sang ibu terlihat kecil sambil menangis (rapuh).

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Takut mimpinya menjadi kenyataan, akhirnya pelaku mengambil sebilah pisau di dapur dan langsung masuk kamar korban. Dalam kondisi gelap, pelaku membabi-buta mengayunkan sebilah pisau yang dipegangnya ke bagian tubuh korban secara acak.

Alhasil, korban mengalami sejumlah luka robekan di bagian wajah, leher, dada hingga kaki. Beruntung korban masih bisa berteriak meminta tolong yang akhirnya mengundang perhatian tetangga dan warga sekitar.

Korban kemudian dilarikan warga ke rumah sakit terdekat. Sementara pelaku diamankan warga dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berita Lainnya  Diduga Jadi Korban Perampokan, Nenek di Subang Tewas dalam Kondisi Tangan dan Kaki Terikat

Berdasarkan olah TKP, untuk sementara polisi mengungkap motif peristiwa kriminal ini. Yaitu dimana pelaku diduga sakit hati kepada korban. Karena korban diduga sering melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap ibunya.

“Berdasarkan keterangan sementara, kejadian bermula saat pelaku terbangun dari tidurnya dan mengalami mimpi buruk yang melibatkan korban dan ibunya. Pelaku kemudian merasa takut mimpi tersebut menjadi kenyataan. Lalu mengambil pisau dapur dan mendatangi
kamar korban yang saat itu sedang tertidur,” tutur Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan, kepada awak media.

Berita Lainnya  Tawuran Antar Pelajar Pakai Sajam, 2 Orang Diamankan Polisi

Dalam perkara ini, polisi terus meminta keterangan dari sejumlah saksi. Beberapa barang bukti seperti pisau dapur dan pakaian milik korban yang penuh lumuran darah juga diamankan. (Dari Berbagai Sumber***)

Ket foto : ilustrasi Redaksi Opiniplus.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan