Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Longsor Tutup Aliran Sekunder Leuwinangka, Petani di 3 Kecamatan Khawatir Krisis Air

SUBANG – Dampak cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, mulai mengancam sektor pertanian.

Akibat hujan deras yang mengguyur selama tiga hari terakhir, material longsor yang menyeret rumpun bambu menutup total aliran Saluran Sekunder (SS) Leuwinangka di kawasan Kampung Wera, Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Subang, Jumat (26/12/2025).

Kondisi ini memicu kekhawatiran serius bagi para petani di tiga kecamatan, yakni Subang, Pagaden, dan Pagaden Barat, yang menggantungkan pasokan air dari saluran irigasi tersebut.

Petugas Pintu Air TPOP Leuwinangka, Aday, menjelaskan bahwa insiden longsoran tiga rumpun bambu besar tersebut terjadi pada Kamis malam (25/12).

Berita Lainnya  Bayar Pajak Kendaraan Selama Libur Lebaran, Pemprov Jabar Beri Diskon 10%

Akibat tersumbatnya aliran pada ruas Bangunan Induk Leuwinangka (BLW) 2-3 tersebut, debit air sempat meluap ke pemukiman warga sebelum akhirnya pintu air utama ditutup sebagai langkah darurat.

“Tanah yang rapuh setelah diguyur hujan deras mengakibatkan rumpun bambu ambruk menutupi badan sungai. Saat ini, aliran air terpaksa dibuang sementara ke Sungai Ciasem guna menghindari banjir susulan ke rumah warga,” ungkap Aday di lokasi kejadian.

Meski evakuasi mandiri telah dilakukan oleh masyarakat setempat bersama petugas dengan alat seadanya, besarnya material tanah dan jalinan akar bambu membuat proses pembersihan berjalan lamban.

Berita Lainnya  1.756 Personel Amankan Arus Mudik di Karawang

Aday mendesak pihak pemangku kebijakan, mulai dari Perum Jasa Tirta (PJT), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), hingga Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, untuk segera menerjunkan alat berat ke lokasi kejadian.

“Jika tidak segera ditangani secara permanen, ancaman kekeringan bagi area persawahan di tiga kecamatan sudah di depan mata. Selain itu, kami juga khawatir luapan air akan kembali membahayakan keselamatan warga sekitar jika hujan lebat kembali turun,” tambahnya.

Hingga saat ini, pantauan di lapangan menunjukkan warga masih berupaya memotong batang-batang bambu yang melintang di sungai. Namun, tumpukan material tanah yang cukup tebal masih menyumbat aliran utama.

Berita Lainnya  Kang Jimmy Buka Usaha Kafe Murah Meriah, Yuk Kunjungi!

Warga dan para petani berharap respons cepat dari instansi terkait agar distribusi air untuk lahan pertanian dapat kembali normal dalam waktu dekat.***

Sumber Artikel berjudul ” Longsor Tutup Aliran SS Leuwinangka Subang, Petani di Tiga Kecamatan Terancam Krisis Air “, selengkapnya dengan link: https://subang.pikiran-rakyat.com/subang-raya/pr-659891010/longsor-tutup-aliran-ss-leuwinangka-subang-petani-di-tiga-kecamatan-terancam-krisis-air?page=2&_gl=1*1b3z4i*_ga*Q0xiOGR5QllMWkc4ODNoLUNGUTVTb0Y4dXo2c1kxd2x5RFBwS3lXRENWT3FINzctNDFVQ2xEcjFMWmN3c0Rpcw..

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan