Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Kajari Purwakarta Bantah Ada OTT Jaksa oleh Kejagung

PURWAKARTA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta membantah isu terkait operasi tangkap tangan (OTT) atas seorang jaksa yang tersebar di pesan WhatsApp pada Selasa (23/12/2025) malam.

Pesan tersebut menyebut bahwa kegiatan OTT dilakukan oleh Kejagung dan turut melibatkan seorang jaksa serta sejumlah pejabat daerah yang turut terjaring.

“Tidak ada OTT seperti kabar yang beredar,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta Apsari Dewi melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Purwakarta Febrianto Ary Kustiawan dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (27/12/2025).

Berita Lainnya  Jadi 'Bulan-bulanan' Warga, Guru ASN ini Tega Serahkan Siswa Yatim ke Suaminya untuk Dicabuli

Febrianto mengatakan bahwa tim Kejagung mendatangi Kejari Purwakarta untuk menindaklanjuti adanya aduan dari masyarakat.

“Namun, memang ada tim dari Kejagung yang datang untuk menindaklanjuti adanya laporan pengaduan,” katanya.

Terkait itu, tim Kejagung pun meminta klarifikasi terhadap seorang jaksa di Kejari Purwakarta. Jaksa tersebut kemudian diminta datang ke Gedung Kejagung, Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Febrianto pun kembali menegaskan bahwa tak ada OTT yang dilakukan oleh Kejagung terhadap jaksa di Purwakarta.

Berita Lainnya  Pernyataan 'Menyesatkan', Kantor Hukum Hotman Paris Didemo

“Sekali lagi saya luruskan, tidak ada OTT seperti kabar yang beredar belakangan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Febrianto mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung mempercayai berita yang disebarkan pihak tertentu mengingat saat ini Kejari Purwakarta di bawah kepemimpinan Apsari Dewi sedang sangat fokus menjalankan tugasnya.***

Sumber : Republika.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan