Jumat, Oktober 16, 2026
Google search engine

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026), di sebuah rumah kontrakan di Jalan Batu Nisan, Kota Lubuklinggau.

Saat itu MT bersama pelaku lainnya mengaku sebagai perwakilan RT yang melakukan penggerebekan sebuah rumah kontrakan.

Tetapi aksi penggerebekan tersebut berujung dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berusia 16 tahun.

“Pelaku bersama lima orang temannya mendatangi rumah kontrakan milik saksi BS,” ungkap Kurniawan, dilansir dari Kompas, Rabu (23/9/2026).

Berita Lainnya  Kantor ATR/BPN Karawang Mengamali Kebakaran Hebat, 5 Unit Damkar Dikerahkan

Saat itu, di dalam rumah terdapat empat orang, yakni tiga laki-laki dan korban berinisial SA (16). Korban bersama BS berada di dalam satu kamar.

Pelaku MT bersama lima temannya kemudian menggedor pintu rumah hingga dibuka. Mereka masuk dan mengaku sebagai perwakilan RT setempat. Kelompok tersebut kemudian menginterogasi dan menakut-nakuti korban serta saksi.

MT lalu meminta BS keluar ke depan rumah, sementara SA dibawa ke dapur. “Di dapur tersebut korban ditakuti dan dipaksa untuk melakukan hubungan badan,” ujar Kurniawan.

Berita Lainnya  Buntut Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong Diberhentikan sebagai ASN

Setelah MT, seorang pelaku lainnya berinisial A juga diduga memaksa korban melakukan hubungan badan.

Usai kejadian, salah satu pelaku mengambil telepon seluler milik BS. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi. Korban dan BS yang merasa ketakutan juga meninggalkan rumah kontrakan tersebut.

Ancam Sebarkan Video Penggerebekan

Keesokan harinya, MT diduga menghubungi orangtua BS yang berada di Muratara menggunakan telepon seluler milik BS.

“Pelaku mengancam akan menyebarkan video penggerebekan yang mereka lakukan jika tidak diberikan sejumlah uang dengan alasan untuk cuci kampung. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi,” ungkap Kurniawan.

Berita Lainnya  Menuai Perdebatan, Komisi XIII DPR RI Usulkan Fasilitas Bilik Asmara dan Alat Bantu Seks bagi Narapidana

BS kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polres Lubuklinggau hingga akhirnya MT ditangkap pada Selasa (22/9/2026).

“MT ditangkap saat bekerja sebagai juru parkir, handphone milik korban juga berada di tangannya. Pelaku lain sekarang masih dalam pengejaran,” jelas Kurniawan.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan