Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Tuntut Kenaikan Upah 10%, Ribuan Buruh Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG – Ribuan massa yang terdiri dari buruh, mahasiswa hingga petani mengepung kantor Bupati Karawang, Rabu (12/11/2025).

Aksi demonstrasi ini menuntut kenaikan upah layak di tahun 2026.

Berdasarkan mediasi perwakilan massa aksi yang diterima langsung oleh Bupati dan Ketua DPRD Karawang, Pemkab Karawang bersama unsur pekerja dan serikat buruh bersepakat akan membahas kenaikan upah minimum tahun 2026 sebesar 10 persen.

Dilansir dari instagram @informasi_karawang , pembahasan tersebut akan dilakukan dalam forum resmi Dewan Pengupahan Kabupaten Karawang dalam waktu dekat.

Berita Lainnya  Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

Selain membahas soal kenaikan upah, notulensi pertemuan juga mencatat beberapa poin penting lain, diantaranya evaluasi terhadap Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan pemagangan dalam negeri yang akan dibahas dalam waktu 14 hari oleh Lembaga Kerjasama Tripartit.

Mediasi perwakilan massa buruh dihadiri langsung Bupati dan Ketua DPRD Karawang.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan reformasi agraria, peningkatan infrastruktur pertanian, dan pembebasan pajak untuk lahan pertanian kecil milik warga Karawang.

Dalam poin lainnya, Pemkab Karawang akan terus berupaya mewujudkan pendidikan gratis, menyampaikan aspirasi penghapusan sistem outsourcing ke pemerintah pusat, menciptakan lapangan kerja formal, serta menekan potensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Notulensi tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dan Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin sebagai bentuk komitmen bersama menindaklanjuti hasil kesepakatan dengan elemen pekerja dan masyarakat Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan