Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

Kadisdik Subang Polisikan dr. Maxi dan Wartawan?

SUBANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, melaporkan mantan Kepala Dinas Kesehatan Subang dan seorang wartawan media online ke Polres Subang.

‎Informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, mantan Kadinkes Subang yang dilaporkan tersebut adalah Maxi dan seorang wartawan bernama Harun.

‎Langkah hukum tersebut diambil lantaran Heri merasa namanya dicemarkan terkait tudingan sebagai pejabat perantara penerima setoran ratusan juta rupiah untuk Bupati Subang.

‎Pelaporan tersebut dilakukan pada Rabu (12/11/2025) sore. Heri datang ke Mapolres Subang didampingi dua kuasa hukumnya, Dede Sunarya dan Irwan Yustiarta.

‎”Ini laporan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Yang kami laporkan berinisial M dan H. Bukti sudah kami siapkan, di antaranya pemberitaan di media online dan unggahan di TikTok,” ujar Dede Sunarya kepada wartawan setelah melapor di Polres Subang, Rabu (12/11/2025).

Berita Lainnya  Yusril Minta Dedi Mulyadi Hentikan Sayembara Buru Begal: "Beresiko Warga Main Hakim Sendiri"

Menurut Dede, dua saksi juga telah disiapkan untuk memperkuat laporan tersebut. Ia menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan ada laporan tambahan dalam waktu dekat.

‎Tudingan terhadap Heri muncul setelah Maxi yang kini tengah mengajukan pensiun dini dan dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati disebut-sebut sempat menyetorkan uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan posisi jabatan.

‎Mantan Kadinkes tersebut diduga kecewa karena dimutasi meski telah menyetorkan uang hingga ratusan juta rupiah untuk Bupati Subang Reynaldi Putra Andita.

Berita Lainnya  Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

Sebelumnya, Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita, menegaskan, dirinya tidak pernah meminta atau menerima setoran dari para kepala dinas.

‎”Saya tidak pernah menanggapi isu liar ini, tapi karena bola sudah terlalu liar, saya tegaskan, tidak pernah sekalipun saya meminta uang kepada kepala OPD,” ujar Reynaldi.

‎Reynaldi bahkan menantang publik untuk menanyakan langsung kepada para kepala dinas di lingkungan Pemkab Subang.

‎”Pelayanan di Subang berjalan baik, tidak ada praktik setoran seperti yang dituduhkan. Jangan karena sakit hati lalu memfitnah,” ucapnya.

‎Diketahui, mutasi dan rotasi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang terakhir dilakukan pada Oktober 2025.

‎Sebanyak 13 pejabat, termasuk empat kepala puskesmas, mengalami pergeseran jabatan dalam kebijakan rotasi tersebut. (*)

Berita Lainnya  Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kadisdik Subang Laporkan Mantan Kadinkes karena Merasa Difitnah soal Setoran, https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1154611/kadisdik-subang-laporkan-mantan-kadinkes-karena-merasa-difitnah-soal-setoran.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Giri

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan