Minggu, Agustus 16, 2026
spot_img

Tukang Parkir Gaya Preman, Dishub Didesak Evaluasi Semrawut Parkir Tuparev

Tak memakai seragam petugas parkir, tak ada karcis parkir resmi, begitu pun pelayanannya yang tak ramah, Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang didesak evaluasi pengelolaan parkir di Jalan Tuparev.

Pemerhati pemerintahan Karawang, Asep Agustian SH. MH menduga semrawut kondisi parkir di Jalan Tuparev kebanyakan para tukang parkir liar. Sehingga para tukang parkir pun terlihat tidak ramah.

“Saya menyaksikan sendiri ada tukang parkir di Tuparev yang menyebut maling ke pengguna jalan. Padahal si pengguna jalan ini bukan tidak mau bayar parkir. Tapi cuma mau memindahkan barang belanjaan dulu,” tuturnya, Selasa (13/5/2025).

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Gelontorkan Rp 31,5 Miliar untuk Percantik Stadion Singaperbangsa

Atas persoalan ini, Askun (sapaan akrab) mendesak Dishub untuk mengevaluasi pengelolaan parkir di Jalan Tuparev.

“Ya sekarang gini, sekarang kita bayar parkir di situ, beberapa meter ke depan harus bayar parkir lagi kalau naro kendaraan. Artinya, kok banyak banget tukang parkir di situ. Ada berapa sih perusahaan pengelola parkir di Jalan Tuparev,” tanya Askun.

Selain pelayanan parkir yang tidak ramah seperti gaya preman, Askun menegaskan evaluasi pengelolaan parkir di Tuparev ini untuk menegaskan transparansi retribusi parkir dari pihak pengelola parkir ke Dishub.

Berita Lainnya  Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

“Saya menegaskan kenapa harus dievaluasi, karena kalau kebanyakan tukang parkir liar, artinya tidak ada retribusi untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah),” katanya.

Di lain soal, Askun juga menyoroti kondisi semrawut Tuparev. Yaitu dimana kondidi trotoar banyak digunakan para pedagang. Padahal trotoar adalah haknya para pejalan kaki.

“Saya juga mendesak Satpol PP untuk menertibkan Tuparev. Apakah kondisi semrawut di Tuparev akan terus dibiarkan begitu saja. Sementara Tuparev adalah salah satu wajahnya tata kota Karawang,” tandas Askun.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan