Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, DPRD Jabar Evaluasi UPTD BBPP Cianjur

CIANJUR – Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke UPTD Balai Benih Padi dan Palawija (BBPP) di Kabupaten Cianjur, Rabu (22/1/2025).

Melalui kesempatan ini, DPRD Jabar melakukan evaluasi terkait pengelolaan benih untuk meningkatkan produktivitas pertanian. DPRD Jabar juga mendorong benih palawija BBPP agar lebih menyebarluas di Jawa Barat.

“Kami mendorong beni palawija menyebar di kabupaten/kota di Jawa Barat dan menjadi sumber benih utama di Jawa Barat,” tutur Dea Eka Rizaldi, SH, Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat.

Berita Lainnya  Diperkirakan Telan Anggaran Rp 2,7 Miliar untuk 4 Kabupaten, Kirab Milangkala Tatar Sunda Dinilai Tak Sesuai Sejarah

Disampaikan Dea, pertanian menjadi salah satu sumber perekonomian penting bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Terbukti saat pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi mata pencaharian ekonomi utama masyarakat Jawa Barat.

Oleh karenanya, Komisi II DPRD Jawa Barat mendorong BBPP Cianjur untuk terus melakukan inovasi dalam pengelolaan benih padi dan palawija.

“Dan evaluasi melalui agenda kunker ini juga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional Prabowo-Gibran,” tuturnya.

Berita Lainnya  Euforia Milangkala Tatar Sunda Dikritik, 'Harusnya Perkuat Ekosistem Budaya, Bukan Sekadar Event'

Selain itu, sambung Dea, kunker ke UPTD BBPP Cianjur juga bertujuan untuk mengetahui dan mengawasi penggunaan anggaran Tahun 2024.

“Kita terus berikan masukan-masukan, agar UPTD BBPP Cianjur terus bisa melakukan lompatan-lompatan program dan kerja dalam pengelolaan benih padi dan palawija ini,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan