Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Siswa Bermasalah di Karawang Siap-siap Dikirim ke Barak Militer

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE memastikan bahwa siswa-siswi menengah di SMA maupun SMK bakal didisik secara militer jika masuk kategori siswa berperilaku khusus alias nakal.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang memasukan anak-anak tidak nurut ke barak-barak militer.

Hal ini diutarakan bupati saat berkunjung ke SMKN 1 Karawang untuk melihat dari dekat dan memberikan motivasi kepada siswa dan siswi dalam upaya penguatan pendidikan vokasi di Jawa Barat serta peningkatan SDM lulusan SMK dalam program link and match dan kesenjangan keterampilan, Kamis 8 Mei 2025.

Berita Lainnya  Kadisdikbud Wawan : "300 Ribu Siswa Sudah Terima Modul Ajar Gratis, Masih Belum Sempurna"

Dalam penyataannya ia sudah berkomunikasi dengan Komandan Bataliyon 305 mengenai pengiriman siswa ke barak militer.

Pemda tengah bersurat dengan Panglima Kostrad mengenai hal ini.

“Pak Danyon mengatakan bahwa hal ini harus sampai ke Pangkostrad. Nah mekanisme ini sudah kami tempuh. Kita masih nunggu izin Pangkostrad, kalau diizinkan, Yonif 305 sudah siap,” kata dia.

Sebagai bupati, sambung Haji Aep, dirinya berupaya menyelaraskan program ini dengan pemerintah provinsi.

Berita Lainnya  Gedung Baru SDN Pasirkaliki 1 Diresmikan, Kadisdikbud Wawan : "Pemkab Terus Dorong Mutu Pendidikan"

Termasuk soal siswa SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Maka dari itu saya membuat surat edaran agar anak-anak SD dan SMP diberikan penguatan karakter dengan praktek pendidikan keagamaan. Misalnya sebelum masuk kelas berdoa menghapal surat pendek, kemudian pas istirahat shalat Dhuha berjamaah, saat Dzhuhur sholatnya berjamaah,” tandasnya.

Pengayaan pendidikan agama ini diharapkan menjadi dasar penguatan karakter bagi anak-anak terutama saat usia dini.

Bupati memastikan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten sejalan dalam rangka penguatan karakter dan pendidikan siswa-siswa SD, SMP dan SMA.(Prokompim)

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan