Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Sekda dan Kepala Inspektorat Purwakarta Resmi Dilantik

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein pada hari Rabu, 17 Desember 2025 secara resmi melantik dua pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Sri Jaya Midan ditetapkan sebagai Sekretaris Daerah (Sekda), sementara Jaksa M. Fahrorozi menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Daerah.

Kegiatan pelantikan berlangsung di ruang seremonial Kantor Bupati Purwakarta, dengan suasana yang resmi dan khidmat. Acara disaksikan langsung oleh seluruh kepala dinas serta camat dari seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.

Para pejabat yang hadir tampak seragam mengenakan batik Korpri berwarna biru khas Aparatur Sipil Negara (ASN), memberikan kesan kesatuan dan profesionalisme.

Sri Jaya Midan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, mengambil sumpah jabatan Sekda di hadapan Bupati Binzein dan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin.

Berita Lainnya  Kepala SPPG Bisa Dijerat Hukum, Jika...?

Dalam sambutannya setelah pelantikan, Bupati Binzein menegaskan bahwa proses penempatan ini merupakan bagian integral dari upaya menyelaraskan seluruh roda pemerintahan dengan visi dan misi utama pemerintah daerah, yaitu “mengembalikan Purwakarta Istimewa”.

“Harapannya tentu sesuai dengan visi misi kita. Bagaimana cara melaksanakannya, tadi sudah saya sampaikan panjang lebar, termasuk tugas-tugas yang harus dijalankan,” jelas Om Zein, kepada wartawan.

Mengenai peran yang akan diemban oleh Sekda baru, Bupati menegaskan bahwa tugas dan fungsi posisi tersebut telah diatur dengan jelas dalam peraturan pemerintahan yang berlaku. “Tugas Sekda itu kan sudah jelas, tugas pemerintahan. Protapnya sudah ada, ketentuannya sudah ada,” ucapnya.

Meski demikian, ia menekankan harapannya agar pejabat baru tersebut dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan cita-cita Purwakarta Istimewa.

Berita Lainnya  Pasca Tabrakan Maut Kereta Api, Pemkot Bekasi Percepat Pembangunan Flyover

Selain itu, Om Zein juga memberikan kepastian bahwa kekosongan jabatan pada jenjang eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemkab Purwakarta akan segera ditutup. “Minggu ini selesai. Semuanya kita lantik minggu ini,” katanya.

Salah satu poin yang menjadi sorotan khusus dalam pelantikan ini adalah penunjukan Jaksa M. Fahrorozi yang berasal dari lingkungan Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, Fahrorozi menjabat sebagai Inspektur Muda Keuangan III pada Inspektorat Keuangan III Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan RI.

Om Zein menjelaskan alasan di balik penunjukan tersebut, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk ikhtiar untuk meminimalisir potensi kekeliruan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Itu untuk meminimalisir kekeliruan saja. Karena kita butuh orang yang paham dan mengerti hukum. Bukan berarti di Purwakarta tidak ada yang paham hukum,” jelasnya.

Berita Lainnya  Menkeu Purbaya Minta Program MBG Lebih Efisien

Menurutnya, dengan menghadirkan unsur dari Kejaksaan Agung, proses pengawasan internal pemerintahan dapat berjalan lebih optimal.

Hal ini memungkinkan terjadinya konsultasi hukum sejak tahap awal perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah. “Jadi kita bisa lebih awal terperiksa, lebih awal terkonsultasikan. Itu saja tujuannya,” ucapnya.

Om Zein juga menambahkan bahwa langkah inovatif ini menjadi terobosan tersendiri, karena Purwakarta menjadi kabupaten pertama di Jawa Barat yang menunjuk Inspektur Inspektorat Daerah langsung dari Kejaksaan Agung.

“Pertama kali, Purwakarta. Kabupaten ya, dari Kejaksaan Agung,” ucap Om Zein. (Diskominfo Purwakarta)

Sumber : Purwakartakab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Euforia Milangkala Tatar Sunda Dikritik, ‘Harusnya Perkuat Ekosistem Budaya, Bukan Sekadar Event’

BANDUNG - Gelaran Milangkala Tatar Sunda menuai kritik keras dari DPRD Jawa Barat. Program budaya yang diinisiasi Gubernur Jabar itu digadang-gadang sebagai penguatan identitas...

Ade Kunang Terima Rp 11 Miliar dan Ayahnya Rp 1 Miliar

BANDUNG - Bupati Bekasi periode 2025-2030 Ade Kuswara Kunang didakwa menerima suap sejumlah Rp11,4 miliar dari Pengusaha Sarjan (dituntut dalam berkas perkara terpisah). Uang tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan