Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Ribuan Miras dan Knalpot Tak Berstandar Dimusnahkan Polres Subang

SUBANG – Polres Subang memusnahkan sebanyak 16.000 botol minuman keras dan 520 knalpot tidak standar di halaman markas mereka, Kamis (18/12/2025) pagi. Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan Polres Subang dan jajaran selama beberapa bulan terakhir. Minuman keras berbagai merek dan knalpot tidak standar yang selama ini kerap dikeluhkan warga, dimusnahkan di hadapan aparat TNI, pemerintah daerah, serta perwakilan masyarakat.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono mengatakan, pemusnahan ini bertujuan untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama saat meningkatnya aktivitas masyarakat di periode akhir tahun.

Berita Lainnya  Ayah Bejat di Karawang, Cabuli Anak Kandung, KDRT Istri hingga Tularkan Penyakit Sifilis

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan langkah konkret dalam mewujudkan Kabupaten Subang yang aman dan kondusif. Ini adalah bentuk keseriusan Polres Subang bersama seluruh elemen dalam memberantas penyakit masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dony, peredaran minuman keras dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi kerap menjadi pemicu gangguan keamanan, mulai dari kebisingan hingga tindak kriminal. Karena itu, pihaknya melakukan penindakan secara berkelanjutan, tidak hanya menjelang operasi pengamanan.

Berita Lainnya  Pencuri di Subang Tewas Setelah Berduel dengan Pemilik Penggilingan Padi

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Polres Subang mencatat telah mengungkap 97 kasus narkoba dengan 117 tersangka. Selain itu, Polres juga terus melakukan kegiatan cipta kondisi sejak Agustus hingga Desember 2025 untuk menekan peredaran minuman keras, narkoba, serta pelanggaran lalu lintas yang meresahkan warga.

“Knalpot tidak standar tersebut merupakan hasil razia di sejumlah titik. Selama ini, knalpot jenis tersebut kerap dikeluhkan karena mengganggu kenyamanan dan ketertiban, terutama di malam hari,” tuturnya.

Dony menegaskan, upaya penegakan hukum ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memberantas narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif.

Berita Lainnya  LBH Arya Mandalika Dorong Polisi Tetapkan Tersangka dari Manajemen Theatre Night Mart

Pemusnahan barang bukti ditandai dengan penghancuran simbolis, sebelum dilanjutkan dengan pemusnahan seluruh barang bukti.

Polres Subang berharap, langkah ini dapat memberikan efek jera sekaligus menciptakan suasana yang lebih tertib, terutama menjelang meningkatnya mobilitas warga selama libur Natal dan Tahun Baru.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan