Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Realisasi Hanya 10 Unit, Janji Seribu Rumah Panggung KDM Dikritik Dewan PDIP

KARAWANG – Janji pembangunan seribu unit rumah panggung Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang dikritik Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail.

Pasalnya, dari seribu unit rumah panggung yang dijanjikan untuk pencegah banjir tersebut, nyatanya hanya dianggarkan untuk 10 unit rumah panggung saja.

Itu pun anggarannya berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Eiger, bukan dari APBD Provinsi Jawa Barat.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Paripurnakan Raperda Layak Anak dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

“Terkait seribu rumah panggung di Kabupaten Karawang, waktu itu di Karawang kan ada banjir, Pak Gubernur menjanjikan akan membuat 1.000 rumah panggung. Tapi kenyataannya berkurang, dan terealisasi hanya 10 rumah, itupun dari CSR PT Eiger, bukan dari APBD,” tutur Kang Pipik, dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Senin (11/8/2025).

Atas persoalan ini, Kang Pipik mengingatkan KDM agar tidak tergesa-gesa mempublikasikan janji-janjinya di media sosial, sebelum memastikan realisasinya.

Berita Lainnya  Lindungi Tenaga Pendidik, Pemkab - DPRD Bekasi Setujui Raperda Perlindungan Guru

Karena menurutnya, hal ini dapat menimbulkan ekspektasi tinggi dan kekecewaan masyarakat ketika janji tidak terwujud.

“Contohnya di Karawang, sekarang realisasinya hanya 10 rumah, ukurannya pun menyusut dari rencana awal 8×8 meter, menjadi 6×6 meter, bahkan akhirnya hanya 4×6 meter,” kata Anggota DPRD Jabar Dapil Karawang-Purwakarta ini.

“Ke depan, saya harap komunikasi seperti ini harus lebih hati-hati. Kami sebagai anggota DPRD Dapil menerima banyak sekali pertanyaan dari masyarakat,” tegasnya.***

Berita Lainnya  Fraksi Demokrat Dorong Regulasi Pengawasan LGBT, Pemerhati Sosial : "Mereka Harus Dibina, Bukan Dibinasakan"

Sumber : BeritaPasundan.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan