Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Spanduk Satir ini Dituduhkan ke Siapa, Adakah Kaitannya dengan Oknum Anggota Dewan Partai Islam?

KARAWANG – Sebuah spanduk satir bertuliskan “Usut Tuntas Dugaan Kasus Pedofil yang Diduga Membawa Nama Institusi DPRD” dengan foto tokoh masyarakat Karawang, H. Abas Hadi Mulyana, terpasang digerbang pintu masuk DPRD Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Kendati beberapa saat kemudian spanduk satir tersebut langsung dicopot pihak security, salah seorang aktivis bernama Danton yang memasang spanduknya mengaku jika pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk laporan secara tidak langsung kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Karawang, agar dugaan kasusnya segera ditindaklanjuti.

Danton mengaku aksinya tersebut didukung oleh mantan Anggota DPRD Karawang dari Fraksi Partai Demokrat, H. Abas Hadi Mulyana, yang fotonya sengaja dipangpang di spanduk sebagai bentuk dukungan moral.

“Ini bentuk laporan ke Badan Kehormatan Kabupaten Karawang yang didukung H. Abas – mantan Anggota DPRD Kabupaten Karawang,” tutur Danton, lewat video singkat yang diterima Redaksi Opiniplus.com.

Tangkapan layar aktivis Karawang, Danton sedang menunjukan spanduk satir yang ia pasang di gerbang DPRD Karawang.
Tangkapan layar aktivis Karawang, Danton sedang menunjukan spanduk satir yang ia pasang di gerbang DPRD Karawang.

Adakah Kaitannya dengan ‘Isu Miring’ Dugaan Kasus Pencabulan Oknum Anggota DPRD Karawang Partai Islam yang Dipolisikan?

Sebelumnya, pada 2 Juni 2026 lalu, Redaksi Opiniplus.com pernah menerbitkan ‘opini redaksi’ yang berjudul ‘Beredar Isu Miring Oknum Anggota DPRD Karawang Partai Islam Disebut Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur’.

Berita Lainnya  Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

Ditengah opini publik mengenai ‘Karawang Darurat Pedofil Anak’, tiba-tiba beredar kabar ada oknum Anggota DPRD Karawang dari Partai Islam yang dipolisikan, gegara diduga mencabuli anak di bawah umur.

Kabar miring yang belum terkonfirmasi kebenaran ini berawal saat salah seorang tokoh pergerakan senior Karawang, Asep Irawan Syafei membuat status facebook di akun @Kang Ais Irawan Syafei.

katanya partai Islami, anti korupsi dll
ngomong ‘ana antum.. ana antum..”

jual beli proyek dinormalisasi, zinah dianggap biasa, anak dibawah umur disikat juga..!

OKNUM yg merusak Islam

#konoha

Tulis Kang Ais, dalam status facebok pribadinya.

Sontak, status facebook Kang Ais ini diserbu netizen yang merasa penasaran.

Waduh.. Ana konon sing kaya kue kuh? 🤔

Klo yg di salah kan oknum per orangan nya…jangan lah bawa bawa partai nya…jangan lah bawa bawa bahasa nya…

Bukan dong inisialnya saudaraku Kang Ais Irawan Syafei …?

Berita Lainnya  Duel Maut Rebutan Janda, Pria di Kendal Tewas Ditangan Tetangganya Sendiri

Laporkan, Viralkan, gak usah ragu dgn manusia macam gitu mah

Demikian beberapa komentar netizen yang merasa penasaran.

Tangkapan layar status facebook Kang AIS.
Tangkapan layar status facebook Kang AIS.

Kabar atau isu miring ini semakin membuat penasaran publik. Terlebih sudah menjadi perbincangan hangat di beberapa kalangan para aktivis dan wartawan.

Terlebih sebelumnya, Kang Ais sempat memposting ulang status facebook H. Sukur Mulyono, Direktur LBH Kompak Law Firm yang secara kebetulan sedang menangani beberapa kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur.

Salah satu kasusnya yaitu pelaku pencabulan oknum security di salah satu hotel di Karawang yang dimana pelaku kini sudah diamankan Satres PPA dan PPO Polres Karawang.

Terlebih, status facebook H. Sukur Mulyono tersebut juga menyebut-nyebut ‘Gedung DPRD’ sebagai pesan implisit statusnya.

Karawang
Darurat Predator anak
Para Pedopil berkeliaran
Dari Securiti sampai
Gedung DPRD .
Next tanggal main nya kita Bongkar!!!

Tulis status facrbook Sukur Mulyono, yang diteruskan oleh Kang Ais.

Di lain pihak, Redaksi Opiniplus.com mencoba melakukan konfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA) kepada Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin mengenai isu miring ini. Tetapi hingga berita ini masuk meja redaksi, belum ada jawaban konfirmasi resmi dari yang bersangkutan.

Berita Lainnya  Seorang Remaja di Bogor Tewas Dibacok Usai Laga Persib Bandung vs Garudayaksa

Begitupun upaya konfirmasi serupa dilakukan kepada Kapoles Karawang melalui Kasi Humas, IPDA Cep Wildan. Khususnya mengenai pertanyaan apakah benar adanya laporan kasus dugaan pencabulan anak yang melibatkan oknum DPRD Karawang dari Partai Islam.

Namun demikian, upaya konfirmasi inipun masih berbuah nihil.

Kini publik masih menantikan kebenaran informasi mengenai isu miring di kalangan wakil rakyat Karawang ini. Terlebih kabar ini disebut menyangkut ‘marwah’ lembaga DPRD Karawang.

Jika benar kabar miring ini terjadi adanya, maka pernyataan H. Sukur Mulyono – Direktur LBH Kompak Law Firm mengenai ‘Karawang Darurat Pedofil Anak’ dapat diamini.

Karena kasus pencabulan anak di Karawang ternyata bukan hanya terjadi di lingkungan masyarakat biasa. Melainkan pelakunga juga ada di kalangan oknum pejabat Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan