Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Plt Bupati Bekasi Lantik 464 Pejabat Fungsional

BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja melantik dan mengambil sumpah 464 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Para pejabat yang dilantik diminta untuk menjalankan tugas secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Command Center Gedung Diskominfosantik, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (16/3/2026).

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan pejabat fungsional merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pelantikan pejabat fungsional pada hari ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat profesionalisme ASN serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Berita Lainnya  67 Desa di Karawang akan Gelar Pilkades Serentak pada November 2026

Ia menjelaskan, penguatan jabatan fungsional sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional, yang menegaskan bahwa pengembangan karier ASN diarahkan untuk memperkuat jabatan berbasis keahlian dan keterampilan.

Menurutnya, jabatan fungsional menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, kompeten, dan berorientasi pada kinerja serta hasil.

“Pejabat fungsional memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung efektivitas organisasi pemerintahan,” katanya.

Berita Lainnya  Pasca Tabrakan Maut Kereta Api, Pemkot Bekasi Percepat Pembangunan Flyover

Asep menyebutkan, dari total 464 pejabat fungsional yang dilantik, terdiri dari berbagai bidang profesi, di antaranya tenaga kesehatan, tenaga pendidik, serta sejumlah jabatan fungsional teknis lainnya yang mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ia berharap jabatan yang diemban dapat dimaknai sebagai amanah sekaligus tanggung jawab profesional untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Sebagai pejabat fungsional, mereka akan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan keahlian di bidang masing-masing, serta mampu menghasilkan kinerja yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan para pejabat fungsional untuk menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas.

Berita Lainnya  BGN Kembali Disorot, Kali ini Soal Rp 5,7 Miliar Anggaran Zoom Meeting

Asep berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak peningkatan kinerja organisasi, menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas, serta memberikan solusi profesional terhadap berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai-nilai tersebut hendaknya tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai aparatur pemerintah,” pungkasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan