Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

PHRI Bekasi Resah Marak Praktik Sewa Apartemen per Jam

BEKASI – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi mengaku resah dengan maraknya praktik sewa per jam di apartemen. PHRI meminta Pemerintah Kota (Pemkot) segera membuat regulasi yang jelas.

Sekretaris PHRI Kota Bekasi, Wahyudi Yuka, mengatakan pihaknya telah mendorong Pemkot Bekasi untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Namun, hingga kini belum ada kejelasan kebijakan.

“Permasalahan ini sudah kita bahas di rapat kerja cabang PHRI Kota Bekasi. Kita mendorong Pemkot Bekasi untuk menindaklanjuti tetapi sampai saat ini belum ada respons,” kata Wahyudi Yuka saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (17/12/2025).

Berita Lainnya  KADIN Karawang Dorong Penilaian PTSP dan PPB Secara Objektif demi Perbaikan Iklim Investasi

Menurut Wahyudi, praktik sewa per jam di apartemen berdampak langsung terhadap industri perhotelan di Kota Bekasi. Alasannya, harga sewa apartemen per jam yang jauh lebih murah, di tengah kondisi okupansi hotel yang sedang menurun.

Ia menilai regulasi sewa per jam apartemen perlu dikaji serius karena berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, satu unit apartemen dapat disewakan hingga tiga kali dalam sehari.

“Kalau satu hari bisa disewa sampai tiga kali, kemudian harga satu unit studio Rp 250.000, itu bisa Rp 750.000 di kali satu tower. itu sudah berapa, itu pendapatan negara yang lolos kan seperti itu. Nah, itu yang harus dilihat dan dikaji pemkot,” ucapnya.

Berita Lainnya  Kadin Karawang Silaturahmi dengan Kajari, Sinergitas Dunia Usaha dengan Penegakan Hukum

Wahyudi berharap Pemkot Bekasi dapat menginisiasi pertemuan bersama PHRI, pengelola apartemen, dan pengembang untuk merumuskan regulasi yang adil dan berdampak bagi daerah.***

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

Hukum

KPK Dukung Program MBG : ‘Jangan Sampai Ada Korupsi’

JAKARTA - KPK menyampaikan dukungan terhadap program prioritas pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, KPK menyebut tetap memberikan catatan penting mengenai tata kelola...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan