Rabu, April 15, 2026
spot_img

Perang Sarung Berubah Jadi Aksi Tawuran Remaja di Bekasi

BEKASI – Aksi perang sarung yang awalnya dianggap permainan anak-anak berubah menjadi tawuran antarremaja.

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi tawuran tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Junaidi, Kampung Bogor, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/2/2026) dini hari, menjelang sahur Ramadhan.

Suasana yang seharusnya khusyuk menyambut sahur justru berubah mencekam. Warga sekitar dikejutkan dengan teriakan dan suara gaduh dari sekelompok remaja yang terlibat bentrokan.

Seorang warga berinisial I (32) mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari aksi perang sarung. Namun situasi memanas dan berujung bentrok fisik.

Berita Lainnya  Jalan ke Masjid Mau Salat Subuh, Lansia Stroke Disiram Air Keras oleh OTK

“Awalnya mau perang sarung. Tapi lama-lama ricuh, seperti tawuran. Saya lihat mereka saling serang,” ujar I saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Ia menduga sejumlah remaja membawa senjata tajam (sajam) saat bentrokan terjadi. Meski belum ada laporan korban, kejadian itu membuat warga ketakutan.

“Kelihatannya ada yang bawa sajam. Warga jadi takut, apalagi ini sering kejadian kalau menjelang sahur,” kata dia.

Menurut I, aksi serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Tawuran remaja kerap pecah saat Ramadhan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti tengah malam hingga menjelang sahur.

Berita Lainnya  Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

“Memang sering terjadi, apalagi menjelang sahur. Ada anak-anak sini, tapi juga ada yang dari luar. Kami sebagai warga merasa resah karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap dia.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin selama Ramadhan guna mencegah kejadian serupa terulang. Selain itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari.

“Warga berharap ada peningkatan patroli dari kepolisian serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama Ramadhan,” tutur dia.

Berita Lainnya  Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan peristiwa tersebut. Warga berharap Ramadhan tahun ini bisa berlangsung aman dan kondusif tanpa aksi tawuran yang meresahkan.***

Sumber : pojoksatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan